Lampung Tengah,tipikorinvestigasinews – Sebanyak 80 rumah warga di Kabupaten Lampung Tengah mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung pada Jumat pagi, 1 November 2024. Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Punggur dan Kota Gajah, yang memang dikenal sering dilanda bencana angin kencang tersebut.
Kapolres Lampung Tengah, AKBP Andik Purnomo Sigit, mengonfirmasi kejadian ini dan menyebut bahwa 18 dari 80 rumah yang terdampak mengalami kerusakan berat, sementara sisanya mengalami kerusakan ringan. “Benar, pada Jumat kemarin terjadi fenomena alam yakni puting beliung yang melanda dua kecamatan yakni Punggur dan Kota Gajah,” ujar Andik,Minggu (3/11/2024).
Selain melakukan evakuasi, tim gabungan dari berbagai lembaga telah dikerahkan untuk memberikan bantuan langsung kepada warga terdampak, termasuk sembako bagi kebutuhan dasar. Langkah ini dilakukan segera untuk meringankan beban warga yang terdampak.
Andik juga menjelaskan bahwa angin puting beliung cukup sering melanda dua wilayah ini. Bahkan, dalam beberapa bulan terakhir tercatat sudah tiga kali angin puting beliung menerjang area tersebut. “Memang di sana sering terjadi, dan masyarakat setempat sudah paham langkah-langkah yang mesti diambil ketika ada angin puting beliung, sehingga tidak ada korban dalam peristiwa kali ini,” jelas Andik.
Meskipun masyarakat sudah memahami langkah mitigasi, Kapolres tetap mengingatkan warga untuk terus berhati-hati. Ia meminta masyarakat untuk memantau informasi cuaca terbaru mengingat Lampung telah memasuki musim penghujan. BMKG juga telah memprediksi adanya potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari mendatang.
Dengan memasuki musim penghujan dan cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi, pihak berwenang berharap masyarakat tetap waspada dan melakukan langkah antisipasi untuk menghindari risiko kerugian yang lebih besar.( Ade )







____________________________________________
