MANADO,SULUT,tipikorinvestigasinews.id,kamis 31 juli 2025,-Ketegangan yang sempat memanas antara warga Dendengan Dalam Lingkungan 3 dan oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akhirnya berakhir damai. Insiden yang dipicu oleh aksi dorong-mendorong saat penyampaian aspirasi warga beberapa waktu lalu kini berujung pada permintaan maaf terbuka dari pihak Satpol PP.
Dalam pertemuan resmi yang difasilitasi oleh Pemerintah Kota Manado, Kasat Pol PP Bapak Michael Tandirerung bersama Sekretaris Satpol PP Kota Manado Pak Tian salindeho, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat Dendengan Dalam. Mereka mengakui bahwa telah terjadi tindakan yang kurang tepat dalam penanganan unjuk rasa yang digelar oleh warga.
Permintaan maaf juga disampaikan langsung oleh oknum anggota Satpol PP yang terlibat, Fence Timbul—yang menjabat sebagai Wakil Komandan Pleton (WadanTon) Pasukan Khusus Satpol PP. Di hadapan warga dan Sekretaris Satpol PP, Fence menyatakan penyesalannya dan menyampaikan komitmen untuk bertugas secara profesional. Momen permintaan maaf ini juga diabadikan dalam sebuah video sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab.
> “Kami mengakui ada kekeliruan dalam penanganan aksi warga, dan permintaan maaf ini sebagai bentuk komitmen kami menjaga hubungan baik dengan masyarakat serta menjalankan tugas secara profesional,” ujar Pak Tian mewakili Kasat Pol PP.
Warga Dendengan Dalam Lingkungan 3 pun menyambut baik permintaan maaf tersebut. Dalam suasana penuh kehangatan, warga menyatakan kesediaan untuk berdamai demi menjaga ketenangan, keharmonisan, dan stabilitas sosial di lingkungan mereka.
Meski telah berdamai, masyarakat tetap berharap agar kejadian serupa tidak terulang. Mereka meminta agar Pemerintah Kota Manado lebih berhati-hati dan mendengarkan suara warga dalam setiap proses pengangkatan pejabat lingkungan agar benar-benar mencerminkan aspirasi masyarakat.
Dengan tercapainya kesepakatan damai ini, diharapkan hubungan antara masyarakat dan aparat penegak ketertiban kembali harmonis, serta mekanisme penyampaian aspirasi warga ke depan dapat berlangsung lebih demokratis dan beradab







____________________________________________
