Aceh Singkil, tipikorinvestigasinews.id, Potret memprihatinkan infrastruktur di Kabupaten Aceh Singkil kembali terekam, kali ini melibatkan langsung Bupati Sapriadi, SH. Saat dalam perjalanan menuju Desa Teluk Rumbia, Kecamatan Singkil, Bupati terpaksa menghentikan laju mobil pribadinya yang berplat merah untuk memastikan kondisi jembatan kayu yang akan dilintasi.
Jembatan tersebut tampak sudah rapuh dimakan usia, papan kayunya menganga di beberapa bagian. Demi memastikan mobilnya aman melintas, Bupati Sapriadi turun langsung untuk memeriksa kekuatan jembatan.
Pemandangan ini sontak menjadi sorotan warga setempat yang menyaksikan kejadian tersebut.
“Mau lewat saja harus dicek dulu, takut patah. Kalau pejabat saja ragu lewat, apalagi kami warga biasa,” ujar salah satu warga dengan nada getir.
Kejadian ini dinilai sebagai cerminan nyata masih minimnya perhatian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur desa, khususnya akses vital penghubung antarwilayah.
Di tengah anggaran daerah yang kerap digunakan untuk membeli kendaraan dinas baru dan fasilitas mewah, kondisi jembatan di Teluk Rumbia justru luput dari perbaikan.
Banyak pihak menilai, seharusnya prioritas pembangunan daerah diarahkan pada infrastruktur dasar yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, bukan hanya kenyamanan para pejabat.
Sebab, bagi warga Teluk Rumbia, jembatan kayu itu bukan sekadar jalur lintas — melainkan nadi penghubung ekonomi dan aktivitas sehari-hari.
{syahdun}







____________________________________________
