Kisaran, Asahan, tipikorinvestigasinews.id –
Setia Janji 13 Oktober 2025. Ketua DPP LSM PEDULI NEGERI Bung Suman Jaya, mengatakan kepada media ini saat dikomfirmasi menyatakan tentang Dugaan Korupsi dana BOS sangat-sangat memprihatinkan. Contoh di sekolah SMKN I Setia Janji, dengan jumlah peserta didik disekolah tersebut ada 629 dan setiap peserta didik mendapat bantuan dana BOS Rp 1.600.000 per tahun dari APBN atau sekitar Rp 1.006.400.000 dan diperuntukan untuk belanja pegawai, belanja non pegawai atau belanja modal dan belanja habis pakai.
Dan sesungguhnya dana BOS tersebut sangat cukup untuk kebutuhan program sekolah dan untuk kebutuhan peserta didik diluar atribut akan tetapi pihak sekolah bekerjasama dengan komite sekolah mengatakan kalau dana BOS tersebut tidak mencukupi kebutuhan sekolah, sehingga harus memungut SPP kepada peserta didik dengan besaran berpariasi dari Rp 70.000 – 80.000 per bulan atau sekitar Rp 47.000.000 dari 629 peserta didik, dengan alasan dana BOS tersebut tidak mencukupi kebutuhan program sekolah dan gaji guru honor dan lain sebagainya.
“Bung Suman Jaya sambil menghela nafas melanjutkan ucapannya, sesungguhnya disekolah tersebut ada guru PNS, ASN, PPPK mereka digaji oleh negara dan guru honor yang ter-akomodir dari provinsi digaji oleh pemprov, kenapa harus memungut SPP.?
Dugaan permainan dana BOS oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab ini sudah cukup lama terjadi, kata kunci rahasia ini adalah “Kepala Sekolah dan Bendahara” karena mereka yang lebih mengetahui kemana saja dana BOS tersebut mengalir.
Seputaran dana BOS informasi yang telah kami himpun dari oknum guru yang tidak mau disebutkan namanya, kalau dana BOS tersebut diduga mengalir ke APH, MKKS dan banyak lagi. Dalam hal ini LSM PEDULI NEGERI Suman Jaya akan segerah menyurati JAMPIDSUS (KEJAGUNG – RI) terkait Kab, Asahan untuk SMA dan SMK per-tahun ratusan milyar Diduga BOCOR. (Sj68)
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran







____________________________________________