Pontianak, tipikorinvestigasinews.id. 15 Sep 2025 – Provinsi Kalimantan Barat, Publik mempertanyakan. Bagaimana Pemerintahan bisa mengelola sumber daya alam berkelanjutan dan adil, Baik terhadap masyarakat juga lingkungan”
investigasi awak media mengungkap yang berdampak langsung adalah warga.dalam hal ini terkait aktivitas tambang Emas ilegal yang semangkin hari semangkin menjadi. Trending topik Di pelosok negeri”
Kehadiran tambang Emas ilegal yang potensi mengacam keselamatan masyarakat dibeberapa kecamatan di kalimantan Barat, sebagian kecil”Kecamatan Kapuas, kabupaten Sanggau.
Desa Nanga Biang, telah merubah warna Sungai Kapuas. Air yang dulu sumber Kehidupan warga Kini Tercemari Oleh lumpur dan narkuri
Keruhnya air membuat kulit badan gatal-gatal, masyarakat yang terdampak langsung mejadi resah dan gelisah.
Oknum Aparat Penegak Hukum justru dinilai mepertontonkan Sinetron Drama ,dimana masyarakat paham Drama yang ditontonkan Oknum hanyalah Formalitas sebuah Penegakan hukum
Hasil dari sebuah Penegakan hukum itu sendiri tidak berimbang dengan asas keadilan yang dilindungi undang-undang Negara kesatuan Republik Indonesia,
Fakta lapangan memperlihatkan, meski sudah berkali-kali diviralkan oleh media lokal maupun nasional, praktik tambang ilegal tersebut tetap berlangsung tanpa tindakan tegas dari aparat penegak hukum maupun instansi berwenang.
Dalam konteks pembiaran oleh aparat bisa dikategorikan sebagai kelalaian penegak hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 421 KUHP tentang penyalahgunaan kewenangan oleh pejabat negara.
Hingga berita ini diturunkan, pihak aparat penegak hukum maupun instansi terkait kerusakan ekosistem dan Pecemaran lingkungan,catatan Rapot merah anak bangsa,14/9/2025
Redaksi tetap memberikan ruang hak jawab, hak koreksi, dan hak klarifikasi sesuai Pasal 5 dan 6 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Tipikor Investigasi News berkomitmen menyampaikan informasi yang faktual, berimbang, dan relevan untuk kepentingan publik.
Informasi lanjutan akan dimuat pada edisi berikutnya setelah hasil penelusuran investigasi tambahan diperoleh.
Reporter: Rabudin muhammad







____________________________________________
