Luwu, tipikorinvestigasinews.id. Proyek pembangunan jalan Rabat beton didusun cimpu Desa cimpu Utara, kecematan Suli, kabupaten Luwu, menuai sorotan warga. Pasalnya, pekerjaan tersebut terancam akan rusak parah karena coran tidak dilapisi pasir sertu dan juga ketebalan tidak mencapai 0,2 yang sesuai perencanaan.
Pantauan media kamis (19/09/2025) terlihat lapisan bawah beton yang bertumpukan pasir dan koral sehingga tidak memenuhi ukuran seperti perencanaan
Salah satu warga setempat yang enggan disebut namanya mengungkapkan dugaan bahwa diduga proyek tersebut tidak dikerjakan sesuai dengan bestek karena menggunakan tiga macam merek semen, yakni semen conich 40kg semen Bosowa 40kg dan semen Tonasa 50kg.
“Saya lihat campurannya kurang bagus, mungkin semennya sangat sedikit. Hasilnya sangat mengecewakan karena hanya pinggirannya saja yang tebal corannya sementara tenganya sangat tipis,” ujarnya dengan nada kesal.

Ia juga menambahkan bahwa jalan tersebut merupakan akses penting yang sering dilalui kendaraan berat, terutama mobil pengangkut gabah dari sawah warga.
“Kalau betonnya tidak kuat, pasti cepat hancur. Bisa-bisa tahun depan sudah tidak layak dilalui lagi,” katanya.
Berdasarkan informasi dari papan proyek yang terpasang dilokasi. Pembangunan jalan Rabat beton sepanjang 320 M. ini menelan anggaran sebesar Rp.500.000.000 juta. Dana tersebut dari dana Alokasi BPM tahun Anggaran 2025.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari desa cimpu Utara terkait pekerjaan proyek asal-asalan tersebut.
Penulis. Rusding
Investigasi nasional







____________________________________________
