BPD Desa Tegal Buleud Gelar Rapat Musyawarah Bahas Kemajuan Nelayan dan Wisata Lokal

Sukabumi – Tipikorinvestigasinews.id – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tegal Buleud, Kecamatan Tegal Buleud, Kabupaten Sukabumi, menggelar Rapat Musyawarah Desa membahas arah pembangunan dan pengembangan potensi lokal, khususnya di sektor kelautan dan wisata pesisir.

Rapat dipimpin langsung oleh Suherlan, S.Ag, selaku Ketua BPD Desa Tegal Buleud, dan dihadiri para anggota BPD, perangkat desa, serta perwakilan masyarakat nelayan.

Dalam pra-rapat yang berlangsung hangat dan terbuka, BPD menyoroti pentingnya pemanfaatan lahan seluas 2 hektare untuk pengembangan kawasan wisata dan fasilitas penunjang nelayan.
Saat ini, sudah terdapat 30 unit perahu nelayan yang bersandar di kawasan Pantai Desa Tegal Buleud, Jalan Baru, Kampung Ciogong, yang menjadi salah satu titik aktivitas ekonomi utama masyarakat pesisir.

Salah satu anggota BPD, Eneng Kosasih, menyampaikan pandangannya bahwa sektor perikanan dan wisata lokal harus menjadi fokus utama agar desa dapat mandiri secara ekonomi.

“Potensi laut di Tegal Buleud ini luar biasa. Tinggal bagaimana kita menatanya agar bisa dinikmati dan memberi manfaat bagi warga, baik dari sisi nelayan maupun pariwisata,” ujarnya.
Dari hasil rapat, BPD dan pemerintah desa menyepakati beberapa poin penting :

Penguatan sektor kelautan dan perikanan.

Penetapan lokasi pengembangan wisata dan fasilitas nelayan di kawasan pantai.

Pembentukan dan penyusunan proposal Koperasi Merah Putih yang masih dalam tahap penyelesaian.

Peningkatan koordinasi dan peran pengawasan BPD terhadap program pembangunan desa.

Ketua BPD Suherlan, S.Ag menegaskan bahwa musyawarah ini merupakan langkah awal menuju kemandirian desa pesisir.

“Kami ingin pembangunan di Tegal Buleud tidak hanya berhenti di wacana. Warga sudah bekerja keras di laut, pemerintah harus hadir memberikan dukungan nyata,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu nelayan setempat, Asep Rahman, berharap agar pemerintah daerah maupun pusat dapat membantu pembangunan dermaga nelayan di wilayah mereka.

“Kalau ada dermaga, hasil tangkapan lebih mudah dibongkar dan aman. Sekarang masih seadanya, kadang perahu rusak karena ombak,” keluhnya.
Warga Desa Tegal Buleud pun berharap adanya perhatian lebih dari Presiden RI, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gubernur Jawa Barat, serta Bupati Sukabumi untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur pesisir, terutama dermaga dan sarana pendukung wisata.

Rapat berakhir dengan kesepakatan bersama untuk menjadikan Desa Tegal Buleud sebagai desa pesisir mandiri, produktif, dan berdaya wisata yang mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat.

Moch. Ledi Nurlaedi

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *