Kotawaringin Barat,tipikorinvestigasinews.id–
Dalam upaya meningkatkan kompetensi guru di era digital, HAFECS bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah menyelenggarakan kegiatan Webinar Pelatihan Guru dengan tema “Guru Kobar Melek Kecerdasan Artifisial dan Koding: Membangun Generasi Problem Solver Abad 21.” kamis (05/03/2026).
Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Kotawaringin Barat bapak Muhammad Alamsyah S.Pd.,M.pd., mengatakan Kegiatan ini mengangkat topik Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Pembelajaran Kolaboratif, yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para guru mengenai pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam proses pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Webinar tersebut menghadirkan dua narasumber dari HAFECS, yaitu Aulida Mardiari, S.Pd. dan Hamas Akif Sanie, A.Md.Kom. yang berbagi wawasan serta praktik pemanfaatan teknologi AI dalam dunia pendidikan. Melalui pemaparan materi, para peserta diajak memahami bagaimana AI dapat digunakan sebagai alat bantu dalam merancang pembelajaran kolaboratif, meningkatkan kreativitas siswa, serta membantu guru dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih efektif.
Selain itu, para guru juga diperkenalkan pada konsep dasar koding dan penerapannya dalam pembelajaran, sehingga diharapkan mampu membekali siswa dengan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kreativitas yang sangat dibutuhkan di abad ke-21.
Kegiatan webinar ini dipandu oleh Hafidz Ridha Try Sjahputra, S.I.P., M.Internatrel., CLMA., CSDGS. selaku moderator yang memandu jalannya diskusi secara interaktif antara pemateri dan peserta.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru di Kabupaten Kotawaringin Barat semakin siap menghadapi tantangan transformasi digital di dunia pendidikan, sekaligus mampu memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial secara bijak dan produktif dalam proses belajar mengajar.
Kolaborasi antara HAFECS dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotawaringin Barat ini juga menjadi langkah nyata dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan serta mempersiapkan generasi muda yang inovatif, adaptif, dan mampu menjadi problem solver di masa depan.
(Jurnalis AGM).







____________________________________________
