Lampung Barat tipikorinvestigasinews.id – Intensitas hujan yang cukup ekstrem mengguyur wilayah Kecamatan Batu Brak, Kabupaten Lampung Barat dalam beberapa pekan terakhir mengakibatkan banyaknya material berupa lumpur, batu, kayu, sampah daun kering yang mengendap pada BRONCAPTARING yang dikelola Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Limau Kunci Cabang Batu Brak.
Hal ini menuntut kinerja pegawai PDAM di lapangan lebih ekstra dalam melakukan perawatan demi kelancaran distribusi air kepada para pelanggan khususnya di wilayah Kecamatan Batu Brak.
Paizal selaku Kepala Cabang saat dikonfirmasi via WhatsApp minggu 8 Maret 2026 menyampaikan,
“Akibat curah hujan yang cukup tinggi, BRONCAPTARING yang berada di Pekon Sukabumi, Kecamatan Batu Brak harus sering dilakukan pengurasan untuk membersihkan material yang mengendap berupa, lumpur, batu, kayu, dan sampah daun kering bahkan dalam satu bulan harus dilakukan pengurasan dua sampai tiga kali,” Ujarnya.

Paizal menjelaskan selama berlangsungnya perawatan tersebut, beberapa hari kedepan kemungkinan untuk pendistribusian air ke beberapa pekon akan terganggu atau terdampak.
Berikut nama-nama Pekon yang kemungkinan akan terdampak
1. Pekon Sukabumi
2. Pekon Balak
3. Pekon Kegeringan
4. Pekon Canggu
5. Pekon Kotabesi
Lebih lanjut paizal berharap kepada masyarakat ataupun konsumen di beberapa Pekon yang terdampak selama perawatan dan pengurasan BRONCAPTARING tersebut, agar bersabar.
“Pihak PDAM Limau Kunci khususnya Cabang Batu Brak akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada para pelanggan.”pungkasnya.
Pewarta : Apni Kabiro Media Online Nasional Tipikorinvestigasinews.id Lam-Bar.







____________________________________________
