TENGGARONG, tipikorinvestigasinews.id — Komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam memperkuat sektor pertanian kembali ditegaskan melalui kegiatan panen raya padi yang dipimpin langsung oleh Bupati Kukar, dr Aulia Rahman Basri, di Desa Mulawarman, Kecamatan Tenggarong Seberang, Rabu (25/3).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya nyata pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong peningkatan produktivitas pertanian di tingkat desa.
Turut hadir dalam agenda itu sejumlah unsur pimpinan daerah dan masyarakat, di antaranya Ketua KTNA Kukar Edi Damansyah, Sekretaris Daerah Kukar H Sunggono, Camat Tenggarong Seberang Sukono, serta unsur Forkopimcam. Selain itu, hadir pula Kepala Desa Mulawarman Mulyono bersama perangkat desa, pengurus BUMDes, kelompok tani, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta para penyuluh pertanian lapangan (PPL).
Kepala Desa Mulawarman, Mulyono, menjelaskan bahwa kegiatan panen raya ini merupakan bagian dari implementasi Program Ketahanan Pangan yang dialokasikan dari Dana Desa sebesar 20 persen. Program tersebut dijalankan melalui BUMDes Mulya Bersama yang berkolaborasi dengan enam kelompok tani di wilayah tersebut.
“Total ada sekitar 350 petani yang tergabung dalam enam kelompok tani dengan luas lahan mencapai 350 hektare. Saat ini, sekitar 40 hektare sudah berhasil digarap,” ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan dari berbagai pihak termasuk sektor swasta turut membantu pengembangan infrastruktur, khususnya peningkatan akses jalan usaha tani guna menunjang distribusi hasil pertanian.
Dalam sambutannya, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun antara pemerintah desa, kelompok tani, BUMDes, perusahaan, dan para pendamping pertanian.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam mendorong keberhasilan program ketahanan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Program ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah, yaitu transformasi ekonomi dari sektor ekstraktif seperti migas dan pertambangan menuju sektor pertanian yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa Kabupaten Kutai Kartanegara memiliki potensi besar sebagai lumbung pangan di Kalimantan Timur. Hal itu ditunjukkan dengan luas lahan sawah produktif yang telah mencapai sekitar 13.000 hektare.
Lebih lanjut, Aulia menyebutkan bahwa pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan produktivitas hasil panen melalui intensifikasi dan ekstensifikasi lahan.
“Saat ini produktivitas padi berkisar antara 4,5 hingga 5 ton per hektare. Ke depan, kita targetkan bisa meningkat hingga 6 ton per hektare,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, para petani juga memanfaatkan momentum dialog untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, termasuk kebutuhan alat dan mesin pertanian seperti hand traktor.
Menanggapi hal itu, Bupati langsung menginstruksikan koordinasi dengan Dinas Pertanian untuk menindaklanjuti kebutuhan tersebut sebagai bagian dari dukungan pemerintah terhadap petani.
Sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tradisi makan bersama atau “beseprah” yang diikuti seluruh peserta. Doa bersama dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kukar sebagai penutup rangkaian acara. Red







____________________________________________