Batam-Tipikorinvestigasinews.id Lapas Batam menggelar deklarasi komitmen menuju Zero Halinar (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba) sebagai bentuk implementasi nyata program aksi yang dicanangkan oleh Agus Andrianto.Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik penyimpangan, Senin (20/4/2026).
Kegiatan deklarasi dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Batam Yosafat Rizanto, dan diikuti oleh jajaran pejabat manajerial, seluruh petugas, serta peserta magang yang turut terlibat dalam pembinaan narapidana.
Dalam sambutannya, Yosafat menegaskan bahwa deklarasi Zero Halinar bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan komitmen nyata seluruh jajaran untuk mendukung kebijakan strategis kementerian khususnya dalam pemberantasan peredaran narkoba, penggunaan handphone ilegal, serta praktik pungutan liar di dalam lapas.
Deklarasi ini bukan hanya seremonial, tetapi bentuk keseriusan kita dalam menjalankan program aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Zero Halinar adalah komitmen bersama yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata oleh seluruh jajaran, mulai dari pimpinan hingga staf pengamanan, tegasnya.
Penanaman nilai integritas dan profesionalisme sejak dini menjadi fondasi penting dalam menciptakan budaya kerja yang bersih dan akuntabel. Deklarasi tersebut ditandai dengan pembacaan ikrar serta penandatanganan komitmen bersama oleh Kepala Lapas Batam dan pejabat manajerial, yang kemudian diikuti seluruh peserta kegiatan.
Dalam komitmen tersebut, para pejabat manajerial menyatakan kesiapan untuk memperkuat pengawasan serta evaluasi internal. Sementara itu, para petugas diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga disiplin dan integritas di lingkungan pemasyarakatan. Peserta magang juga diajak memahami secara langsung pentingnya penerapan nilai-nilai anti penyimpangan dalam lingkungan kerja.
Melalui deklarasi ini, Lapas Batam menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program aksi kementerian serta memperkuat upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari Halinar.
Dengan langkah tersebut, diharapkan sistem pemasyarakatan di Batam semakin profesional, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan yang transparan dan akuntabel kepada masyarakat: Humas Lapas
*Kaperwil Kepri : Erwin







____________________________________________