Tipikorinvestigasinews.id Jakarta : Ketua Umum Solidaritas Pemersatu Bangsa Indonesia (SPBI) Dr. Iswadi, M.Pd yang merupakan, seorang tokoh pendidikan yang berpengaruh, berbicara tentang pentingnya membangun harga diri bangsa melalui pendidikan yang berkualitas. Menurut beliau, harga diri bangsa bukanlah sesuatu yang dapat dibangun dalam waktu singkat, melainkan merupakan hasil dari perjuangan panjang yang dimulai dari kualitas pendidikan yang diterima oleh masyarakat. Dalam pandangan Dr. Iswadi, pendidikan adalah kunci utama dalam membentuk karakter, meningkatkan kompetensi, dan menumbuhkan rasa kebanggaan terhadap bangsa.Hal tersebut disampaikan kepada wartawan, Jumat 17 Januari 2025.
Pendidikan yang berkualitas, menurut Dr. Iswadi, adalah pendidikan yang tidak hanya mengutamakan aspek kognitif, tetapi juga aspek afektif dan psikomotorik. Pendidikan harus dapat mengembangkan seluruh potensi individu, mencakup pemahaman intelektual, keterampilan praktis, serta nilai-nilai moral dan sosial. Ini adalah fondasi untuk membangun individu yang tidak hanya cerdas dalam berpikir, tetapi juga bijaksana dalam bertindak.
Salah satu hal yang ditekankan oleh Dr. Iswadi adalah bahwa pendidikan yang berkualitas dapat membantu seseorang untuk mengenali jati diri dan potensi bangsa mereka. Ketika individu merasa bangga dengan warisan budaya dan sejarah bangsanya, mereka akan lebih termotivasi untuk berkontribusi positif dalam masyarakat. Pendidikan menjadi sarana untuk menanamkan rasa cinta tanah air, yang pada gilirannya akan mendorong setiap warga negara untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa ini.
Selain itu, pendidikan yang berkualitas juga harus dapat menjawab tantangan zaman. Dunia yang terus berkembang membutuhkan generasi muda yang tidak hanya mampu mengikuti perubahan, tetapi juga menjadi pelopor dalam inovasi dan kemajuan. Dr. Iswadi menekankan pentingnya pembelajaran yang berbasis pada teknologi dan keterampilan abad ke-21, yang mencakup kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Dengan demikian, pendidikan tidak hanya memberikan pengetahuan teoritis, tetapi juga mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Menurut Dr. Iswadi, pendidikan yang berkualitas juga harus didukung oleh sistem pendidikan yang inklusif dan merata. Di Indonesia, meskipun terdapat berbagai program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan akses pendidikan, masih ada kesenjangan antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Oleh karena itu, upaya untuk memperbaiki kualitas pendidikan harus melibatkan semua lapisan masyarakat, tanpa terkecuali. Infrastruktur yang baik, tenaga pengajar yang berkualitas, serta kurikulum yang relevan dengan kebutuhan masyarakat harus menjadi fokus utama dalam pembangunan pendidikan.
Bagi Dr. Iswadi, guru memainkan peran yang sangat penting dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas. Seorang guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi, tetapi juga membimbing, menginspirasi, dan membentuk karakter siswa. Guru harus memiliki kompetensi yang baik, baik dalam bidang akademik maupun dalam pengelolaan kelas yang efektif. Di samping itu, guru juga harus memiliki komitmen untuk terus mengembangkan diri agar dapat menghadapi tantangan yang semakin kompleks di dunia pendidikan.
Pendidikan yang berkualitas juga harus mampu menciptakan kesadaran sosial di kalangan siswa. Dalam era globalisasi ini, setiap individu harus mampu memahami dan menghargai perbedaan. Dr. Iswadi menggarisbawahi pentingnya pendidikan yang dapat membangun karakter toleransi, kerja sama, dan rasa hormat terhadap keberagaman. Dengan demikian, pendidikan tidak hanya mencetak individu yang cerdas, tetapi juga individu yang memiliki kepekaan sosial yang tinggi dan mampu berkontribusi untuk menciptakan kedamaian dan kesejahteraan di masyarakat.
Selain itu, Dr. Iswadi juga berbicara tentang pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses pendidikan. Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga tanggung jawab bersama. Orang tua, masyarakat, dan pemerintah harus saling bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak-anak dan generasi muda. Dengan adanya kerjasama yang solid antara semua pihak, diharapkan akan tercipta suasana yang kondusif untuk belajar dan berkembang.
Membangun harga diri bangsa melalui pendidikan yang berkualitas juga berarti memperkuat identitas nasional. Dr. Iswadi percaya bahwa untuk menjadi bangsa yang besar dan dihormati di kancah internasional, Indonesia harus memiliki generasi muda yang berdaya saing tinggi, berbudi pekerti luhur, dan memiliki rasa kebanggaan terhadap budaya serta sejarah bangsa. Pendidikan yang mampu menanamkan rasa nasionalisme yang kuat adalah salah satu elemen penting dalam proses ini. Oleh karena itu, kurikulum pendidikan harus dapat mengintegrasikan pengetahuan tentang sejarah, budaya, dan nilai-nilai Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia.
Pendidikan juga harus mampu mengubah pola pikir masyarakat, terutama dalam hal memperlakukan pendidikan sebagai investasi jangka panjang. Masyarakat harus memahami bahwa pendidikan adalah hak yang harus dihargai dan diperjuangkan. Pendidikan yang berkualitas bukan hanya akan menguntungkan individu, tetapi juga akan memberikan dampak positif bagi pembangunan negara. Oleh karena itu, Dr. Iswadi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Alumni Program Doktoral Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jakarta tersebut mengingatkan bahwa membangun harga diri bangsa melalui pendidikan yang berkualitas bukanlah tugas yang mudah. Dibutuhkan waktu, kerja keras, dan sinergi antara berbagai pihak. Namun, dengan komitmen yang kuat dan usaha yang sungguh-sungguh, Indonesia dapat menghasilkan generasi-generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global. Pendidikan yang berkualitas akan menjadi pilar utama dalam membangun harga diri bangsa, menjadikan Indonesia bangsa yang dihormati, dan meraih kemajuan yang berkelanjutan. (*)
Editor : ads






____________________________________________