Petani Desa Watukebo Lakukan Gropyokan Tikus dengan Pengasapan untuk Selamatkan Tanaman Padi.

Banyuwangi, tipikorinvestigasinews.id -Sepekan setelah menyelesaikan penanaman padi untuk masa tanam kedua, para petani di Desa Watukebo Blimbingsari , Banyuwangi, Jawa Timur, dihadapkan pada serangan tikus yang mengancam tanaman padi mereka. Untuk mengatasi hal ini, para petani bersama Babinsa melakukan gropyokan tikus dengan pengasapan, Kamis pagi (29/05/2025).

Gropyokan tikus merupakan kegiatan masyarakat Desa Watukebo untuk membasmi hama tikus di sawah. Pada pelaksanaan kali ini, para petani menggunakan alat emposan yang berbentuk seperti knalpot. Alat tersebut terdiri dari sebuah alat sederhana yang mirip dengan fogging. Isinya terdiri dari butiran belerang, serabut kelapa kering yang kemudian dibakar, Selain emposan alat pembasmi tikus disiapkan umpan.dan petasan.

Asap yang dihasilkan dari pembakaran emposan tersebut kemudian dimasukkan ke dalam lubang rumah tikus sawah dan ditutup dengan tanah. Dalam waktu singkat, tikus-tikus baik induk maupun anakannya mati.

Sayidi, salah satu petani dan pengurus Gapoktan Desa Watukebo, mengatakan bahwa kegiatan gropyokan tikus ini merupakan langkah strategis untuk mengurangi populasi tikus yang merusak hasil pertanian. “Kami melaksanakan gropyokan tikus sebagai upaya pengendalian yang aman dan efektif. Metode ini telah digunakan secara turun temurun oleh masyarakat lokal, dan hasilnya terbukti sangat efektif,” kata Sayidi.

Hal senada juga disampaikan oleh Selamet, Mantri Tani Kecamatan Blimbingsari Selamet mengungkapkan bahwa gropyokan tikus ini diharapkan dilakukan secara rutin setiap musim tanam padi. “Biasanya kami lakukan dua kali, yaitu setelah satu minggu tanam dan satu bulan tanam,” Ujarnya

Selamet menambahkan bahwa gropyokan tikus ini tidak hanya efektif membasmi tikus, tetapi juga aman bagi lingkungan. “Asap yang dihasilkan dari pembakaran bahan-bahan alami tidak berbahaya bagi tanaman padi,” jelasnya.

Para petani Desa Watukebo berharap dengan kegiatan gropyokan tikus ini, mereka dapat menyelamatkan hasil panen padi mereka dari serangan tikus.

Pewarta : Wiwit H

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *