Pekalongan, Jawa Tengah, tipikorinvestigasinews.id – Pemerintah Kabupaten Pekalongan menargetkan pada akhir tahun 2025 ini pengisian kekosongan Jabatan Tinggi Pratama akan selesai. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan Yulian Akbar, S.Sos., M.Si., baru-baru ini (18/9/2025).
Lebih lanjut Yulian Akbar mengatakan bahwa di Pemkab Pekalongan saat ini ada 10 kekosongan Jabatan Tinggi Pratama.
” Sebentar lagi Kepala Dinas Kesehatan ( Setiawan Dwi Antoro : red ) akhir Oktober ini purna tugas, sehingga sampai akhir Oktober ini ada 11 Jabatan Tinggi Pratama yang kosong,” Jelas Sekda.
Sekda M.Yulian Akbar juga menjelaskan kekosongan Jabatan Tinggi Pratama yaitu di BPKD, BPBD, Dinarpus, Dinas P3A PPKB, Dinkop UKM Naker, staf ahli (2 kekosongan), Asisten 1, Satpol PP, dan Dinas Sosial.
Sekretaris Daerah juga mengatakan bahwa prosesi untuk mengisi kekosongan Jabatan Tinggi Pratama saat ini sudah mulai berlangsung selama 3 hari uji kompetensi di Solo sehingga nanti tinggal mulai rotasi.
“Di akhir Oktober direncanakan akan ada pembukaan seleksi,” jelasnya.
Diakuinya, ada beberapa jabatan yang lama kosong. Penyebabnya bisa jadi sepi peminat dan ada syarat khusus yang harus dipenuhi.
“Mungkin sepi peminat, ada juga syarat khusus yang tidak semuanya punya, seperti untuk Satpol PP ada syarat khusus memiliki sertifikat penyidik PNS,” tutur Yulian Akbar.
Kekosongan dan rangkap jabatan sendiri sempat disorot oleh mahasiswa dalam aksi di Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan, baru-baru ini.
Sekretaris Daerah M. Yulian Akbar pada kesempatan itu juga menyampaikan bahwa rangkap jabatan dilakukan karena kebutuhan.
Menurut Sekda , atas izin Bupati, pengisian jabatan yang kosong ditargetkan pada akhir tahun 2025 sudah selesai.
( LELES )







____________________________________________