ACEH SINGKIL | Tipikorinvestigasinews.id ~ Bumdes Mandiri Jaya Desa Blok VI Baru, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil, tengah bersiap mengukir sejarah baru dalam upaya penguatan ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan dukungan penuh pemerintah desa, Bumdes ini meluncurkan program ambisius yang akan mengubah lahan-lahan desa menjadi sentra produksi pertanian strategis, sekaligus memberikan harapan baru bagi kesejahteraan para petani lokal.
Program ketahanan pangan dan P2B (Pertanian Produktif Berkelanjutan) ini dirancang dengan sangat matang, sesuai dengan regulasi yang berlaku. Sebanyak empat lahan budidaya telah dialokasikan dengan komoditas unggulan yang menjanjikan:
Lahan 1: Akan fokus pada budidaya cabai rawit, komoditas yang selalu memiliki permintaan tinggi di pasar.
Lahan 2: Didedikasikan untuk budidaya pepaya dan pisang, buah-buahan tropis dengan potensi pasar yang luas.
Lahan 3: Juga akan ditanami cabai, memperkuat kapasitas produksi komoditas penting ini.
Sedangkan Lahan 4: Disiapkan untuk pengembangan hortikultura dan palawija, memberikan diversifikasi produk pertanian dan menjaga stabilitas pasokan.
Pendanaan program ini menunjukkan komitmen serius dari Pemerintah Desa Blok VI Baru, yang akan mengalokasikan 20% dari anggaran mereka pada tahun 2025 sebagai modal awal. Sistem pengelolaan yang diusung pun sangat inklusif dan berpihak pada petani, yakni dengan memberikan modal langsung kepada para pengelola/petani, serta menerapkan sistem bagi hasil yang adil. Ini diharapkan dapat memotivasi petani untuk berproduksi secara maksimal dan merasakan langsung manfaat ekonomi dari usaha pertanian mereka.
Sebagai langkah konkret dan awal dari pelaksanaan program ini, pada Selasa, 23 September 2025, sebuah tim gabungan yang solid akan melakukan peninjauan dan monitoring evaluasi (monev) titik lokasi lahan. Tim ini tidak main-main, terdiri dari jajaran pengurus inti Bumdes Mandiri Jaya, perwakilan Badan Permusyawaratan Kampung (BPKam), Perangkat Desa, serta para petani yang akan menjadi ujung tombak program ini.
Kegiatan penting ini akan dipimpin langsung oleh Bapak Sofyan Tsuri selaku Ketua Bumdes Mandiri Jaya Blok VI Baru, didampingi oleh pucuk pimpinan desa, Bapak Edi Sujatno sebagai Kepala Kampung, serta pengawas dari lembaga legislatif desa, Bapak Sarno selaku Ketua BPKam. Kehadiran para tokoh ini menegaskan keseriusan dan kolaborasi kuat antara berbagai pihak untuk menyukseskan program ketahanan pangan di Desa Blok VI Baru.
Dengan perencanaan yang matang, dukungan modal yang jelas, serta sinergi antara Bumdes, pemerintah desa, dan masyarakat petani, Bumdes Mandiri Jaya Desa Blok VI Baru optimis program ini tidak hanya akan memperkuat ketahanan pangan lokal, tetapi juga menjadi pendorong utama peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Desa Blok VI Baru di masa depan.{*}
[Khalikul Sakda]







____________________________________________
