Tegal, Jawa Tengah ,tipikorinvestigasinews.id -Proyek peningkatan dan pelebaran Jembatan Kali Jetis di Adiwerna, Kabupaten Tegal, menjadi sorotan berbagai pihak. Pekerjaan yang dinilai lambat ini menimbulkan keluhan dari warga dan pengguna jalan. Selain soal kecepatan pengerjaan, muncul pula kekhawatiran mengenai keselamatan para pekerja karena tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai.
Sejumlah warga dan pengendara yang sering melintas di lokasi tersebut mengaku merasa terganggu dengan lambannya kemajuan proyek. Mereka berharap pelebaran jembatan, yang hanya difokuskan pada sisi kanan dan kiri, dapat segera diselesaikan untuk kelancaran lalu lintas.
“Pekerjaan ini terlihat sangat lelet. Padahal, ini kan cuma pelebaran, bukan membangun dari nol. Sudah lama hampir satu bulanan , jalan jadi sering macet,” kata Rudi , seorang pengendara yang kerap melintas di jembatan tersebut.
Selain keluhan mengenai kecepatan, aspek keselamatan pekerja juga menjadi perhatian. Beberapa warga mengaku prihatin karena melihat para pekerja tidak mengenakan APD secara lengkap selama melakukan tugas. Kekhawatiran ini bukannya tanpa alasan, mengingat sudah pernah terjadi insiden kecelakaan dalam proyek perbaikan jembatan sebelumnya.
“Kami lihat pekerja di sana tidak pakai helm proyek atau sepatu safety. Ini sangat berbahaya. Keselamatan mereka harus diutamakan, jangan sampai ada musibah lagi seperti yang dulu pernah terjadi,” ujar Sari, warga sekitar.
Proyek pelebaran Jembatan Kali Jetis memang termasuk dalam kategori pekerjaan berat yang berisiko tinggi. Penggunaan APD seperti helm, sepatu safety, rompi, dan sarung tangan seharusnya adalah kewajiban mutlak untuk melindungi tenaga kerja dari potensi kecelakaan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak kontraktor atau dinas terkait mengenai kelambatan proyek dan temuan tidak digunakannya APD secara maksimal oleh para pekerja. Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat memberikan pengawasan yang lebih ketat agar proyek dapat diselesaikan tepat waktu tanpa mengorbankan aspek keselamatan.
Biro Tegal.
Slamet. S







____________________________________________
