Lahat, http://tipikorin vestigasinews.id- Pemerintah Kabupaten Lahat merespons isu dugaan pemotongan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial dan sejumlah pemberitaan. Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, SH., MH., menyatakan pihaknya akan terlebih dahulu melakukan penelusuran untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Widia pada Jumat, 3 Juli 2026, sebagai tanggapan atas isu yang menyebut adanya dugaan pemotongan Dana BOS yang diduga melibatkan oknum di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lahat.
“Kami akan melakukan cross check terlebih dahulu untuk mengetahui apakah pemberitaan tersebut benar atau tidak,” ujar Widia.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Lahat di bawah kepemimpinan Bupati Bursah Zarnubi dan Wakil Bupati Widia Ningsih berkomitmen menolak segala bentuk praktik pungutan liar (pungli), baik di sektor pendidikan maupun di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Widia menjelaskan, pemerintah tidak akan mengabaikan informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Sebaliknya, setiap informasi akan ditelusuri secara objektif sebelum diambil langkah atau kesimpulan lebih lanjut.
Sebagai bagian dari proses tersebut, Pemerintah Kabupaten Lahat akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat beserta jajaran kepala bidang untuk meminta penjelasan dan mengklarifikasi informasi yang beredar.
Hingga berita ini ditulis, belum ada kesimpulan resmi terkait kebenaran dugaan pemotongan Dana BOS tersebut. Pemerintah Kabupaten Lahat masih melakukan proses klarifikasi dan penelusuran. Karena itu, seluruh pihak diharapkan menghormati proses yang sedang berlangsung serta mengedepankan asas praduga tak bersalah sampai terdapat hasil yang dapat dipertanggungjawabkan.
(Syahrial)







____________________________________________
