Aceh Singkil,|tipikorinvestigasinews.id ~ UPTD SPF PAUD Negeri Pembina Singkil menunjukkan komitmennya dalam menanamkan nilai-nilai cinta lingkungan dan pengetahuan alam sejak dini melalui sebuah inisiatif edukatif yang menarik. Pada Kamis tanggal 20 November 2025, puluhan anak didik PAUD tersebut antusias mengunjungi kebun jagung milik warga di Desa Kilangan, Singkil, dalam program yang mereka sebut “Wisata Edukasi Alam”.
Kepala Sekolah PAUD Negeri Pembina Singkil, Afrida, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari kurikulum sekolah untuk memperkaya pengalaman belajar anak-anak. “Tujuan utama kami adalah membawa anak-anak mengenal secara langsung alam dan seisinya. Kami ingin mereka tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitar, seperti melihat proses pertumbuhan jagung di kebun warga,” ujar Afrida dengan penuh semangat.
Lebih lanjut, Afrida menambahkan bahwa kunjungan semacam ini diharapkan dapat memperluas wawasan anak-anak tentang berbagai jenis tanaman dan ekosistem lokal. “Kami percaya, pengalaman langsung di lapangan akan menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, dan cinta terhadap alam. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan mereka, membekali mereka dengan pengetahuan dan kepedulian yang akan membawa mereka menuju kesuksesan,” paparnya.
Inisiatif “Wisata Edukasi Alam” ini tidak hanya berhenti pada kunjungan ke kebun jagung. Afrida mengungkapkan bahwa ke depannya, pihak sekolah berencana mengadakan kunjungan rutin ke berbagai jenis kebun warga lainnya. “Seminggu sekali, kami akan mengajak anak-anak untuk mengeksplorasi kebun cabai, kebun singkong, atau bahkan kebun sayuran lainnya. Yang menarik, semua kunjungan ini didorong oleh antusiasme dan kemauan kuat dari anak-anak didik kami sendiri,” ungkap Afrida, menunjukkan tingginya minat belajar anak-anak.
Program ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk para orang tua dan masyarakat Desa Kilangan. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lain dalam mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif dan berbasis pengalaman.{*}
[Khalikul Sakda]







____________________________________________
