TIPIKORINVESTIGASINEWS. ID.
Tangerang — Aroma dugaan penyimpangan dalam proyek hotmix di Desa Sidoko, Kampung Kulungbaya semakin kuat. Pengerjaan jalan yang disebut berada di bawah UPT VI itu diduga tidak memenuhi standar teknis, terutama pada ketebalan lapisan aspal yang tampak jauh dari spesifikasi normal.
Dalam investigasinya, aktivis LSM Geram, Sufyani, mengaku menemukan beberapa indikasi kejanggalan. Pengukuran manual yang dilakukannya menunjukkan ketebalan hotmix diduga sangat tipis, sehingga memunculkan pertanyaan besar terkait mutu pekerjaan.
Sumber lapangan bahkan menyebut proses pengerjaan berlangsung cepat tanpa terlihat pengawasan ketat. Hal ini menambah kecurigaan bahwa proyek tersebut berpotensi tidak mengikuti spesifikasi yang telah ditetapkan.
Meski warga sempat gembira karena jalan yang lama rusak akhirnya diperbaiki, kini mereka merasa pembangunan tersebut hanya sekadar formalitas.
Sufyani meminta agar pihak UPT VI segera turun untuk mengecek lokasi secara langsung dan menyampaikan klarifikasi terbuka.
Investigasi lanjutan akan terus dilakukan oleh Sufyani selaku anggota LSM untuk memastikan apakah pembangunan tersebut mengikuti aturan atau justru mengarah pada dugaan praktik yang merugikan masyarakat.
Red,”( A I N )







____________________________________________