Dugaan Proyek ‘Asal Jadi’ di Desa Sidoko: Hotmix Tipis, Pengawasan Dipertanyakan

TIPIKORINVESTIGASINEWS. ID.
Tangerang — Aroma dugaan penyimpangan dalam proyek hotmix di Desa Sidoko, Kampung Kulungbaya semakin kuat. Pengerjaan jalan yang disebut berada di bawah UPT VI  itu diduga tidak memenuhi standar teknis, terutama pada ketebalan lapisan aspal yang tampak jauh dari spesifikasi normal.

Dalam investigasinya, aktivis LSM Geram, Sufyani, mengaku menemukan beberapa indikasi kejanggalan. Pengukuran manual yang dilakukannya menunjukkan ketebalan hotmix diduga sangat tipis, sehingga memunculkan pertanyaan besar terkait mutu pekerjaan.

Sumber lapangan bahkan menyebut proses pengerjaan berlangsung cepat tanpa terlihat pengawasan ketat. Hal ini menambah kecurigaan bahwa proyek tersebut berpotensi tidak mengikuti spesifikasi yang telah ditetapkan.

Meski warga sempat gembira karena jalan yang lama rusak akhirnya diperbaiki, kini mereka merasa pembangunan tersebut hanya sekadar formalitas.

Sufyani meminta agar pihak UPT VI segera turun untuk mengecek lokasi secara langsung dan menyampaikan klarifikasi terbuka.

Investigasi lanjutan akan terus dilakukan oleh Sufyani selaku anggota LSM untuk memastikan apakah pembangunan tersebut mengikuti aturan atau justru mengarah pada dugaan praktik yang merugikan masyarakat.

Red,”( A I N )

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
───────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *