TANGERANG, tipikorinvestigasinews.id — Pemerintah Desa Kedung bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) melakukan peninjauan langsung ke lokasi banjir di Kampung Bendung, RT 15 dan RT 16, Desa Kedung, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, pada Senin, 5 Januari 2026.
Banjir terjadi akibat cuaca ekstrem dan intensitas hujan tinggi yang menyebabkan aliran sungai tidak lancar ke hulu. Akibatnya, air meluap dan merendam sejumlah wilayah permukiman warga dengan ketinggian air di beberapa titik mencapai lebih dari satu meter, sehingga menyulitkan aktivitas masyarakat.
Kepala Desa Kedung bersama perangkat desa dan BPD turun langsung untuk memantau kondisi warga sekaligus memastikan situasi tetap terkendali.

Dalam kesempatan tersebut, Kades Kedung menghimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan bersabar dalam menghadapi musim penghujan dan cuaca ekstrem.
Selain itu, warga juga diminta mengawasi anak-anak agar tidak bermain air, mengingat banyak lokasi genangan yang cukup dalam dan kondisi lahan yang tidak merata, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan.
BPD Desa Kedung turut berperan aktif dengan memberikan himbauan kepada warga, khususnya lanjut usia (lansia), agar tidak keluar rumah apabila tidak mendesak, mengingat arus air yang semakin deras di beberapa titik.
Sebagai langkah lanjutan, Kepala Desa dan BPD Desa Kedung berharap pihak Kecamatan Gunung Kaler dapat memberikan perhatian lebih, termasuk penyediaan tempat pengungsian yang layak dan aman bagi warga terdampak banjir.
Pemerintah desa terus berkoordinasi dengan RT dan RW setempat untuk meningkatkan kewaspadaan serta memastikan keselamatan masyarakat selama kondisi cuaca ekstrem masih berlangsung.
Pewarta: Bahrudin (Bahar Mawuk)







____________________________________________