Klaten,Boyolali,Tipikorinvestigasinews.id-Sejumlah investor asal China,Taiwan dan Inggris batal menanamkan modal di Kabupaten Klaten. Sementara itu, Kabupaten Boyolali tetap dipilih sebagai lokasi pembangunan pabrik sepatu berlabel internasional seperti Nike, Adidas, Reebok, Onitsuka, Hoka, dan Converse.
Sebelumnya, investor dari tiga negara tersebut berencana membangun pabrik sepatu berbagai merek internasional di Klaten dan Boyolali. Bahkan, pada Selasa (21/10/2025), mereka telah melakukan survei lokasi untuk menentukan titik pembangunan pabrik.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah, Sakina Rosellasari, mengatakan Kabupaten Klaten gagal mendapatkan penanaman modal asing (PMA) di sektor alas kaki. Adapun di Boyolali, pembangunan pabrik telah disepakati dan saat ini memasuki tahap konstruksi di Kawasan Peruntukan Industri (KPI).
“Boyolali sudah berproses konstruksi, informasinya sudah sekitar 60 persen. Namun untuk Klaten, kemarin tidak sesuai dengan tata ruang, sehingga investornya pindah,” kata Sakina seusai rilis capaian investasi sepanjang 2025 di kantornya, Kamis (22/1/2026).
Meski demikian, Sakina enggan membeberkan lokasi baru yang kini disurvei para investor tersebut. Ia hanya menegaskan penanam modal asing dari tiga negara itu tetap memilih Jawa Tengah sebagai lokasi investasi, meskipun tidak di Klaten.
Masih di Jawa Tengah. Mereka sedang meminta data kawasan peruntukan industri, karena lahan yang diminta sebelumnya ternyata termasuk LSD atau lahan sawah dilindungi,” ujarnya.
Khusus di Boyolali yang saat ini sudah memasuki tahap konstruksi, Sakina menyebut nilai investasi hampir mencapai Rp1 triliun. Investasi tersebut dilakukan secara bertahap dan telah dimulai sejak akhir 2025.
“Mendekati Rp1 triliun. Iya, semua merek sepatu itu. Tetapi realisasinya bertahap, mulai dari belanja lahan hingga pembangunan konstruksi,” jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, sejumlah investor dari China, Taiwan, dan Inggris tertarik menanamkan modal di Kabupaten Boyolali dan Klaten. Mereka berencana membangun pabrik sepatu berorientasi ekspor dengan merek-merek internasional. Meski masih dalam tahap penjajakan, DPMPTSP Jawa Tengah berharap realisasi investasi dapat berjalan optimal di wilayah yang telah sesuai dengan tata ruang.
(Penulis: Agus Chaerudin).







____________________________________________
