tipikorinvestigasinews.id,-Manado,- Direktur Utama PDAM Wanua Wenang Kota Manado, Melky Taliwuna, akhirnya angkat bicara terkait isu dugaan pencemaran air bersih oleh bakteri E. coli yang sempat meresahkan masyarakat Rabu 1/4/2026.
Melky menegaskan, hasil uji laboratorium terbaru menunjukkan bahwa air yang didistribusikan kepada pelanggan dalam kondisi aman dan bebas dari kontaminasi bakteri berbahaya.
Seluruh instalasi pengolahan air milik PDAM, kata dia, masih memenuhi standar kesehatan yang berlaku.
“Hasil uji laboratorium menunjukkan kandungan bakteri E. coli nol di seluruh instalasi,” tegasnya.
Ia menjelaskan, pengujian kualitas air dilakukan secara rutin dan berkala, tidak hanya oleh laboratorium internal PDAM, tetapi juga melibatkan pihak eksternal independen untuk memastikan objektivitas.
Uji terakhir pada 25 September 2025 pun menunjukkan hasil air tetap layak konsumsi.
Meski demikian, sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab publik, PDAM kembali melakukan uji ulang dengan menggandeng berbagai pihak, termasuk DPRD Kota Manado, Poltekkes Kemenkes Manado, serta Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara.
Langkah ini diambil guna menjawab kekhawatiran masyarakat sekaligus memastikan informasi yang beredar dapat diluruskan dengan data yang akurat.
“Kami ingin masyarakat benar-benar yakin bahwa air yang mereka gunakan aman,” tambah Melky.
PDAM juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan laporan terkait kualitas air, sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan.
Sebelumnya, isu pencemaran E. coli mencuat dari laporan sejumlah warga dan sempat memicu kekhawatiran luas.
Namun, berdasarkan hasil uji yang ada, PDAM memastikan air bersih di Manado tetap aman, layak konsumsi, dan sesuai standar kesehatan.
Ke depan, PDAM berkomitmen terus memperketat pengawasan kualitas air serta mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
(Andri)







____________________________________________