TAPANULIUTARA-Tipikorinvestigasinews.id Pada hari Minggu, 14 Juni, Persekutuan Gereja-gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Kabupaten Tapanuli Utara menggelar ibadah dan perayaan Hari Pentakosta di Gereja GPT Tarutung. Kegiatan ini mengangkat tema “Melayani Tuhan dengan Kobaran Api Roh Kudus”, yang diambil dari ayat Roma 12:11.
Perayaan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara Henry Maraden Sitompul, perwakilan Kapolres Tapanuli Utara, perwakilan Dandim Tapanuli Utara, perwakilan Ketua DPRD Kabupaten Tapanuli Utara, serta perwakilan Kantor Kementerian Agama setempat. Turut hadir pula para pemimpin jemaat dan umat dari berbagai gereja anggota PGPI se-Kabupaten Tapanuli Utara.
Dalam khotbahnya, Pendeta Donal Sinaga menyampaikan dengan penuh pengharapan: “Hari ini adalah hari yang sungguh-sungguh kita nantikan, hari yang sungguh-sungguh kita harapkan, dan hari yang sungguh dinanti-nantikan oleh anak-anak Tuhan. Sebab seluruh ibadah dan pelayanan kita memiliki satu tujuan utama: mempersiapkan diri menyambut kedatangan Tuhan Yesus Kristus untuk kedua kalinya.”
Beliau melanjutkan doa dan ajakan kepada seluruh jemaat: “Saya mendoakan kita semua makin hari makin dikuduskan, makin hari makin dibenarkan, dan makin hari makin dimuliakan. Semoga gereja-gereja Pentakosta di Tapanuli Utara makin melayani Tuhan dengan kobaran api Roh Kudus yang membakar hati kita, membuat kita tetap siap melayani.”
Sementara itu, Sekda Kabupaten Tapanuli Utara Henry Maraden Sitompul dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya kegiatan yang penuh makna ini. “Sebagai umat Kristen dan warga negara Indonesia, saya sangat bangga dengan perayaan yang luar biasa ini,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan pesan penting: “Mari kita tetap menjaga toleransi dan hidup dalam kasih, karena inti ajaran Kristen adalah kasih. Yang pertama kasihilah Tuhan Allahmu, dan kedua kasihilah sesamamu manusia. Seperti yang disampaikan oleh Pendeta, kita harus memiliki pelayanan yang tidak kendor dan roh yang senantiasa menyala-nyala. Dengan semangat itu, kita akan menerima kuasa dan kemampuan untuk menjadi saksi kebenaran, bahkan menjadi kekuatan yang membangun bagaikan dinamit yang menyingkirkan segala hambatan, dinamo yang memberi tenaga, serta dinamika yang mendorong kemajuan bersama bagi pemerintah dan masyarakat.”
Di akhir sambutannya, Sekda memanjatkan doa bersama: “Kita memohon kepada Tuhan Yesus agar memberkati dan memberikan mukjizat bagi bangsa Indonesia yang sedang menghadapi berbagai tantangan. Semoga pintu langit dibukakan dan berkat terbaik dicurahkan, terutama bagi Kabupaten Tapanuli Utara.” Sebagai wujud dukungan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga menyerahkan bantuan dan partisipasi sebesar Rp5.000.000 untuk gereja dan jemaat.
Seluruh rangkaian ibadah dan perayaan berakhir dengan suasana yang penuh sukacita, damai, dan semangat baru untuk terus melayani Tuhan.
Krista Pardede







____________________________________________
