Mamasa,http://tipikorinvestigasinews.id Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, mengajak wartawan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan seluruh elemen masyarakat untuk ikut aktif mengawasi penyaluran pupuk bersubsidi. Menurutnya, pengawasan bersama diperlukan mengingat jalur distribusi pupuk subsidi cukup panjang, mulai dari produsen, distributor, kios resmi, hingga ke kelompok tani, sehingga berpotensi menimbulkan penyimpangan apabila pengawasan lemah.

“Kita sama-sama mengawasi penggunaan pupuk bersubsidi di Mamasa. Segera laporkan kepada aparat kepolisian atau kejaksaan apabila ditemukan adanya penyalahgunaan pupuk yang menjadi hak petani,” ujar Welem Sambolangi kepada media ini, Rabu (1/7/2026).
Pengawasan publik diharapkan difokuskan pada beberapa aspek penting, antara lain verifikasi Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) agar pupuk diterima oleh petani yang berhak sesuai kuota, pemantauan harga di kios resmi agar tidak terjadi penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), serta pengawasan lintas wilayah guna mencegah kebocoran distribusi pupuk subsidi ke daerah lain atau ke sektor yang tidak berhak.
Sementara itu, aktivis Mamasa, Rama Wijaya, mengungkapkan adanya dugaan kebocoran distribusi pupuk bersubsidi keluar dari wilayah Kabupaten Mamasa. Kepada media ini, Rabu (1/7/2026), Rama menyebutkan bahwa meskipun setiap tahun anggaran pupuk bersubsidi di Kabupaten Mamasa mencapai sekitar Rp14 miliar, ia menemukan dugaan penjualan pupuk bersubsidi secara ilegal ke Kecamatan Karossa dan Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah.
Menurut Rama, pupuk tersebut diduga dijual dengan harga bervariasi, berkisar antara Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per sak. Ia berharap aparat penegak hukum bersama instansi terkait segera melakukan penyelidikan agar dugaan tersebut dapat diungkap secara tuntas dan tidak merugikan petani yang berhak menerima pupuk bersubsidi.
Dengan adanya sinergi antara temuan aktivis, investigasi media, ketegasan pemerintah daerah, serta pengawasan dari Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3), diharapkan penyaluran pupuk bersubsidi di Kabupaten Mamasa dapat berjalan lebih transparan, tepat sasaran, dan hak-hak petani tetap terlindungi.
Pewarta: Darman Ardi (Sulsel)






____________________________________________
