Payakumbuh, tipikorinvestigasinews.id – Terhitung sejak Rabu (25/6/25) jabatan Direktur Utama (Dirut) di Perusahaan Air Minum Daerah Tirta Sago Payakumbuh telah berakhir.
Namun Walikota Payakumbuh, Zulmaita, sebagai KPM pemegang kekuasaan tertinggi di Tirta Sago tersebut, sampai berita ini diturunkan belum membentuk panitia seleksi (pansel) perekrutan calon Dirut baru.
Seperti yang dikatakan oleh Ketua Komisi B DPRD setempat, Hamdi Agus, Kamis 26 Juni 2025 kemaren. Menurutnya Perusahaan air minum daerah Tirta Sago merupakan perusahaan besar. Bahaya jika memiliki kekosongan jabatan vital bagi organisasi tersebut, paparnya.

Ia menjelaskan Walikota sebagai KPM harus segera membentuk pansel memilih calon dirut baru demi tidak terganggunnya pelayanan masyarakat, tuturnya membeberkan.
Mengutip informasi dari salah satu media online, Walikota Payakumbuh mengaku pihaknya telah membentuk tim pansel terkait perekrutan calon Dirut baru.
Akan tetapi sampai saat ini masyarakat masih belum mengetahui siapa saja anggota dari tim pansel serta calon calon dirut yang telah mendaftar.
Informasi ini penting diketahui oleh publik Payakumbuh mengingat perusahaan Tirta Sago bukanlah perusahaan kaleng kaleng, melainkan perusahan yang cukup besar menyumbangkan PAD.
Masyarakat berharap calon Dirut baru nanti adalah orang yang betul betul profesional dibidangnya dan bukan orang titipan dari para elit.
Untuk itu publik berharap terkait perekrutan calon Dirut baru melalui tim pansel, KPM sebagai penguasa tertinggi di Tirta Sago transparan serta akuntabel terkait perekrutan calon.
Sementara itu terkait dengan kekosongan jabatan direktur utama Tirta Sago, infonasi cukup mengejutkan datang dari lingkungan orang dalam sendiri.
Sumber yan mewanti wanti agar namanya tidak ditulis menyebutkan jika sampai berita ini diturunkan belum ada dibentuk tim pansel, ungkapnya.
“Belum ada. KPM belum ada membentuk tim pansel untuk perekrutan calon dirut. Yang masih dibahas hanyalah soal Plt,” tutur sumber menyebutkan, Sabtu (28/6/25).
Lebih jauh ia membeberkan, sebenarnya Walikota sebagai pemilik saham perusahaan air minum Tirta Sago, masih ingin memperpanjang dan mempertahankan dirut yang lama.
Hal itu terungkap dalam beberapa kali pembicaraan dirinya terkait pelayanan terhadap pelanggan.
Alasannya Walikota menganggap Dirut lama dinilai cukup cakap serta profesional menahkodai perusahaan.
Namun, sepertinya ada dugaan pihak “tertentu” berlandaskan sinisme semata membisikan ke penguasa tertinggi agar tidak mempertahankan dirut lama.
Sumber juga mengatakan ada indisikasi pihak tertentu tersebut diduga ingin mendudukan calonnya sebagai Dirut.
“Kan sudah menjadi rahasia umum, jika Tirta Sago terindikasi jadi ladang rebutan para elit eksekutif maupun politisi.
Mungkin karena airnya lancar mengalir, banyak pihak yan ingin mengidamkan posisi disana,” tutup sumber menyebutkan.
Terpisah pengamat sosial Arnovi Sutan Mudo, menanggapi kekosongan jabatan vital di Tirta Sago Payakumbuh, berharap agar Walikota sebagai pemegang kekuasaan tertinggi segera membentuk pansel terkait perekrutan calon dirut, ujarnya.
” Walaupun kabarnya pemilik saham tertinggi akan mengangkat Plt, namun seyokyanya, yang bersangkutan juga bergerak cepat mencari orang profesional yang diharapkan bisa meningkatkan kinerja pelayanan masyarakat melalui pansel, ujarnya.
Arnovi juga berharap agar tidak ada lagi di perusahaan Tirta Sago, diisi oleh orang orang titipan, ataupun orang orang yang memiliki hubungan kekeluargaan bekerja di tempat yang sama.
Dirinya berharap Walikota Payakumbuh jika benar ingin menjadikan perusahaan air minum daerah Tirta Sago menjadi profesional dalam pelayanan di masyarakat, harus berani memotong dan menghentikan dugaan praktek kolusi serta nepotisme yang terjadi di perusahaan air minum tersebut.
Sebab menurut Arnovi lagi sudah menjadi rahasia umum di masyarakat, jika Tirta Sago selalu diduga menjadi bancaan para elit birokrasi serta politisi.
( Mahwel )







____________________________________________
