Aceh Singkil | tipikorinvestigasinews.id ~ Nasib malang menimpa seorang ibu rumah tangga di Pajak (Pasar) Pagi Lae Butar, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil. Korban harus merelakan perhiasan emas seberat 20 gram miliknya raib digondol pelaku kejahatan dengan modus dugaan hipnotis pada Senin pagi (20/4/2026), sekitar pukul 10.00 WIB.
Kejadian yang berlangsung di tengah keramaian pasar tersebut sontak menjadi perhatian warga. Pelaku diduga menggunakan teknik pengaruh psikologis yang membuat korban menuruti keinginan pelaku tanpa perlawanan, hingga perhiasan berharga tersebut berpindah tangan.
Kepala Desa Lae Butar, Zulkarnain, SE, membenarkan adanya insiden tersebut saat dikonfirmasi oleh media tipikorinvestigasinews.id. Menurut Zulkarnain, pihaknya telah menerima laporan langsung dari korban sesaat setelah peristiwa terjadi.
“Benar, ada warga kita (seorang ibu) yang menjadi korban modus hipnotis di Pasar Pagi. Kerugiannya cukup besar, yakni perhiasan emas seberat 20 gram,” ujar Zulkarnain.
Ia menjelaskan bahwa korban bergerak cepat dengan melaporkan kejadian ini ke dua pihak sekaligus. “Korban sudah melaporkan kejadian ini secara resmi ke Polsek Gunung Meriah, dan setelah itu juga melapor ke Kantor Desa Lae Butar untuk pendataan,” tambahnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Gunung Meriah segera meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan. Namun, petugas menghadapi kendala di lapangan dikarenakan kondisi psikologis korban yang masih syok.
“Pihak kepolisian sudah mendatangi TKP. Namun, sejauh ini hasil identifikasi masih nihil karena korban sama sekali tidak mampu mengingat atau mengenali ciri-ciri fisik pelaku. Hal ini lazim terjadi pada kasus hipnotis, di mana korban merasa linglung sesaat setelah kejadian,” jelas Zulkarnain.
Atas maraknya modus kejahatan ini, Pemerintah Desa Lae Butar bersama aparat keamanan menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Aceh Singkil, khususnya para ibu-ibu yang beraktivitas di pasar, untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Kami menghimbau seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati. Jangan mudah percaya kepada orang asing yang tiba-tiba menyapa atau menepuk bahu. Jika tidak mendesak, hindari memakai perhiasan emas yang mencolok di tempat umum guna meminimalisir niat jahat pelaku kriminal,” tegas Zulkarnain SE.
Masyarakat juga diminta untuk segera berteriak atau mencari bantuan jika merasa ada orang yang mencurigakan atau mulai merasa tidak fokus saat diajak bicara oleh orang tak dikenal. Hingga berita ini diturunkan, kasus ini masih dalam penanganan pihak berwajib untuk penyelidikan lebih lanjut.[]
Laporan: Khalikul Sakda.







____________________________________________