Mamuju Tipikorinvesitgasinews.id — Dinamika menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Golkar Sulawesi Barat menunjukkan perkembangan signifikan. Kursi Ketua DPD I Golkar Sulbar periode 2025–2030 tampaknya mengarah pada satu figur kuat. Hingga waktu pendaftaran hampir ditutup, hanya Samsul Mahmud yang secara resmi mengembalikan formulir pencalonan. Fakta ini mempertegas peluang terjadinya pemilihan secara aklamasi, sebuah mekanisme yang dalam tradisi Golkar sering dianggap sebagai bentuk soliditas internal dan kesepahaman politik antarstruktur organisasi.
Menurut laporan dari Editorial9, Samsul Mahmud — yang saat ini menjabat sebagai Bupati Polewali Mandar dan Ketua DPD II Golkar Polman — mengembalikan formulir pendaftarannya secara langsung di Kantor DPD I Golkar Sulawesi Barat, Mamuju, pada Sabtu, 22 November 2025. Kehadirannya yang didampingi rombongan diterima oleh para pengurus serta Steering Committee (SC) Musda IV, yang bertugas mengarahkan dan memastikan seluruh tahapan Musda berjalan tertib sesuai ketentuan organisasi.
Momentum pengembalian formulir oleh Samsul Mahmud bukan hanya sekadar formalitas administratif, namun juga menjadi simbol dukungan politik yang selama ini mengalir dari berbagai DPD II se-Sulawesi Barat. Banyak kalangan internal Golkar menilai Samsul sebagai figur yang memiliki rekam jejak kepemimpinan yang matang, khususnya dalam membesarkan Partai Golkar di Kabupaten Polewali Mandar. Di bawah kepemimpinannya, konsolidasi struktur partai hingga tingkat desa dinilai berjalan efektif, sehingga menjadikannya salah satu tokoh kunci dalam pemenangan Golkar di berbagai agenda politik di Polman.
Situasi politik internal Golkar Sulbar juga menunjukkan kecenderungan harmonis. Tidak munculnya figur lain yang mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran hingga waktu hampir berakhir, memperlihatkan adanya kesepahaman kolektif di tubuh partai mengenai arah kepemimpinan ke depan. Para pengurus dan kader melihat perlunya kesinambungan dan stabilitas dalam struktur DPD I demi memperkuat posisi partai menghadapi agenda politik besar, termasuk konsolidasi menuju Pemilu dan Pilkada mendatang.
Dengan status Samsul Mahmud sebagai satu-satunya bakal calon, peluang aklamasi kini kian terbuka. Mekanisme aklamasi dalam Musda IV nantinya dapat menjadi indikator kuat bahwa roda organisasi Partai Golkar Sulawesi Barat sedang berada dalam fase stabil dan solid. Para kader di tingkat bawah pun berharap agar kepemimpinan yang terbentuk nanti mampu mendorong konsolidasi partai yang lebih progresif, meningkatkan kualitas kaderisasi, serta memperluas basis dukungan publik di seluruh wilayah Sulbar.
Musda IV Golkar Sulbar sendiri diproyeksikan tidak hanya menjadi ajang pemilihan ketua, tetapi juga forum strategis untuk menetapkan arah kebijakan organisasi lima tahun ke depan. Berbagai isu prioritas seperti penguatan struktur internal, optimalisasi komunikasi politik, serta pemantapan strategi pemenangan di setiap level pemerintahan diprediksi menjadi bagian penting pembahasan.
Dengan hanya satu kandidat yang memenuhi syarat administratif hingga menjelang penutupan proses pendaftaran, publik kini menantikan bagaimana dinamika Musda IV selanjutnya. Jika skenario aklamasi benar terjadi, maka Samsul Mahmud hampir dipastikan akan menjadi nahkoda baru DPD I Partai Golkar Sulawesi Barat periode 2025–2030.
Pewarta media Tipikor kaperwil sulbar ansar.







____________________________________________
