Desa Salukonta Gelar Musyawarah Desa Khusus Bahas Dukungan Pembiayaan Koperasi Merah Putih Melalui Dana Desa Sesuai Permendes No. 10 Tahun 2025

 

Salukonta,Tipikorinvestigasinews.id – Dalam upaya memperkuat kemandirian ekonomi desa melalui pengembangan lembaga koperasi, Pemerintah Desa Salukonta, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, menyelenggarakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang memfokuskan pembahasan pada dukungan pembiayaan terhadap Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) melalui skema Dana Desa (DD), sebagaimana diatur dalam Permendes PDTT Nomor 10 Tahun 2025.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Salukonta pada (20/10/2025) ini dihadiri oleh berbagai unsur strategis, di antaranya Camat Mehalaan, Pendamping Koperasi dari Kabupaten Mamasa, Pendamping Desa Kecamatan Mehalaan, Kepala Desa beserta perangkat, Ketua dan anggota BPD, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, serta jajaran pengurus Koperasi Merah Putih. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi momentum penting dalam memastikan pengelolaan Dana Desa berjalan secara transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Dalam Musdesus tersebut, Pemerintah Desa Salukonta secara terbuka memaparkan rencana dukungan pembiayaan bagi Koperasi Merah Putih yang bertujuan untuk memperkuat permodalan usaha ekonomi produktif masyarakat desa. Skema ini mencakup usulan pinjaman bergulir dan mekanisme pengembalian dana, yang akan diatur dalam perjanjian kerja sama resmi antara Pemerintah Desa dan pengurus koperasi.

Camat Mehalaan, dalam arahannya, memberikan apresiasi atas langkah maju Desa Salukonta yang dinilai selaras dengan kebijakan nasional dalam membangun ekonomi desa berbasis kelembagaan koperasi.

> “Koperasi adalah tulang punggung ekonomi desa. Jika pengelolaannya dilakukan secara tertib, transparan, dan melibatkan masyarakat, maka Dana Desa yang digulirkan bukan hanya menjadi modal, tetapi menjadi jalan menuju kesejahteraan desa. Musyawarah ini sangat penting agar setiap keputusan lahir dari musyawarah mufakat, bukan keputusan sepihak,” tegas Camat Mehalaan.

Sementara itu, Pendamping Koperasi Kabupaten Mamasa menekankan pentingnya disiplin pengelolaan dan pencatatan keuangan dalam koperasi penerima dukungan Dana Desa. Ia menyebutkan bahwa koperasi harus menjadi instrumen ekonomi yang sehat, bukan sekadar penerima bantuan.

> “Dana Desa yang masuk ke koperasi wajib dikembalikan sesuai mekanisme yang disepakati, agar dapat diputar kembali dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat lain. Prinsipnya, koperasi bukan untuk kelompok tertentu, melainkan milik seluruh warga desa,” ujarnya.

Kepala Desa Salukonta, dalam sambutannya, menegaskan bahwa pemerintah desa berkomitmen untuk menjadikan Koperasi Merah Putih sebagai pusat pertumbuhan ekonomi lokal desa.

> “Kami tidak ingin Dana Desa hanya habis untuk proyek fisik, tetapi harus mampu menciptakan perputaran ekonomi. Melalui koperasi, kami berharap lahir usaha-usaha masyarakat yang mandiri, lapangan kerja baru, dan peningkatan pendapatan warga,” jelasnya.

Musdesus ini juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pandangan, saran, serta pertanyaan tentang mekanisme pengelolaan dana koperasi. Dalam suasana dialog terbuka, berbagai masukan dicatat sebagai bagian dari tanggung jawab kolektif seluruh warga desa.

Adapun beberapa keputusan penting Musdesus antara lain:

1. Penerimaan usulan dukungan pembiayaan Koperasi Merah Putih melalui Dana Desa.

2. Penetapan skema pinjaman dan pengembalian dana bergulir dengan jaminan tata kelola yang transparan.

3. Pembentukan tim pengawas internal desa untuk memastikan akuntabilitas dan pelaporan berkala.

4. Pencantuman hasil Musdesus dalam RKPDes dan RAB Dana Desa Tahun Anggaran 2025.

Musyawarah ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan, yang menjadi dokumen resmi penguatan kerja sama antara Pemerintah Desa Salukonta dan Koperasi Merah Putih. Langkah ini juga menjadi bagian dari implementasi kebijakan nasional dalam percepatan transformasi ekonomi desa melalui koperasi dan usaha produktif masyarakat.

Dengan terlaksananya Musyawarah Desa Khusus ini, Desa Salukonta menunjukkan komitmen kuat untuk menjadi desa yang mandiri dan maju, mengedepankan partisipasi masyarakat, transparansi anggaran, dan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

 

Pewarta media Tipikor kaperwi sulbar ansar.

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *