TAPTENG,Tipikorinvestigasinews.id– Polemik penyaluran beras bantuan bencana di Kelurahan Budi Luhur, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, masih berlanjut. Jumat (3/4/2026).
Selain menjadi perhatian publik, persoalan tersebut kini dikaitkan dengan belum dibayarkannya honor salah satu kepala lingkungan setempat.
Kepala Lingkungan III Kelurahan Budi Luhur, Arif Anwar Lase, menyatakan keberatan jika keterlambatan pembayaran honor tersebut dihubungkan dengan mencuatnya dugaan penyelewengan bantuan beras.
Ia menegaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil temuan dan laporan masyarakat, bukan tindakan individu semata.
“Honor kepala lingkungan merupakan hak yang dibayarkan oleh pemerintah sesuai ketentuan yang berlaku. Saya mempertanyakan dasar penahanan honor tersebut,” ujar Arif.
Sementara itu, Marwan Situmeang selaku hatobangon di kelurahan Budi Luhur turut menyampaikan penyesalannya atas kondisi tersebut.
Ia menilai kepala lingkungan selama ini telah menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat dengan baik, termasuk saat terjadi bencana.
Menurutnya, keterlambatan pembayaran honor dapat berdampak pada kebutuhan hidup yang bersangkutan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kecamatan Pandan belum memberikan keterangan resmi terkait alasan belum dibayarkannya honor kepala lingkungan tersebut kendati hal tersebut telah di konfirmasi.(Hamdan.s).
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran







____________________________________________