Mamasa Gemparkan Sulbar: 1.041 ASN Diuji, Penempatan Jabatan Kini 100% Tanpa Lobi!

T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
───────────────────────────────────

 

MamasaTipikorinvestigasinews.id — Pemerintah Kabupaten Mamasa resmi memulai pelaksanaan asesmen kompetensi bagi 1.041 Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh perangkat daerah. Pelaksanaan asesmen dimulai pada Selasa, 25 November 2025 hingga Sabtu, 29 November 2025, setelah sebelumnya dibuka secara resmi oleh Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, pada apel pembukaan di halaman kantor bupati, Senin sore (24/11/2025).

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa asesmen ini adalah langkah penting menuju birokrasi yang profesional, objektif, dan bebas dari praktik lobi jabatan.

Bacaan Lainnya

> “Asesmen ini dimaksudkan untuk melihat kemampuan seorang ASN berdasarkan kompetensinya. Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat dapat meningkat karena ASN ditempatkan pada jabatan yang sesuai dengan kemampuan masing-masing,” jelas Bupati.

Ia juga menegaskan bahwa penempatan jabatan tidak lagi bergantung pada pendekatan pribadi.

“Saya berharap jangan lagi melakukan pendekatan-pendekatan melobi jabatan kepada pimpinan. Sistem inilah yang akan menjawab siapa dan di mana seseorang ditempatkan setelah hasil asesmen keluar,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Regional IV BKN Makassar, Nanang Subandi, S.Kom., M.Si, selaku ketua tim penguji, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mamasa yang menjadi pemerintah daerah pertama di Sulawesi Barat yang menerapkan penempatan pejabat berbasis asesmen.

> “Ini juga merupakan keinginan Presiden Prabowo untuk memastikan bahwa kompetensi ASN benar-benar memenuhi kriteria dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Nanang.

“Asesmen ini merupakan bagian dari manajemen talenta pemerintahan. Kemampuan intelektual, interpersonal, kesadaran diri, kemampuan teknis, kemampuan belajar cepat, dan kemampuan berpikir strategis menjadi unsur yang diuji,” tambahnya.

Melalui asesmen ini, pemerintah menekankan bahwa seluruh proses pengisian jabatan akan dilakukan secara objektif dan sesuai hasil pemetaan kompetensi masing-masing ASN.

Intinya, asesmen ini bertujuan untuk memastikan setiap ASN ditempatkan pada posisi yang paling sesuai dengan kompetensi dan keahliannya, demi pelayanan publik yang lebih baik dan birokrasi yang lebih profesional.

 

Pewarta media Tipikor kaperwil sulbar ansar.

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *