Panen Raya Inpari 32 di Mangkurawang, Kukar Kian Mantap Jadi Lumbung Pangan Kaltim

MEDIA NASIONAL
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
||>>> BERITA TERUPDATE >>
F O T O : D O K U M E N T A S I
<> Tampilan Layar Unggulan Post Berita Terupdate <>
───────────────────────────────────

TENGGARONG, tipikorinvestigasinews.id – Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Ahyani Fadianur Diani bersama Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji menghadiri panen raya padi varietas Inpari 32 hasil tanam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sidodadi di Kelurahan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, Rabu (10/9/2025).

Kegiatan panen yang berlangsung di lahan pertanian RT 13 Kelurahan Mangkurawang tersebut turut dihadiri jajaran perangkat daerah Pemprov Kaltim dan Pemkab Kukar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar, pemerintah Kecamatan Tenggarong beserta Forkopimcam, Lurah Mangkurawang dan jajarannya, pengurus Gapoktan, kelompok tani (Poktan), Kelompok Wanita Tani (KWT), serta para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Ketua Gapoktan Sidodadi Mangkurawang, Yuhardinsyah, dalam laporannya menyampaikan bahwa Gapoktan Mangkurawang membawahi 11 kelompok tani, termasuk dua kelompok wanita tani. Total luas lahan yang dikelola meliputi 239 hektare sawah dan 153 hektare lahan kering, dengan produktivitas rata-rata mencapai 3 hingga 4 ton gabah per hektare.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama dengan Perum Bulog dalam penyerapan gabah kering panen dengan harga Rp6.500 per kilogram.

β€œKami berharap kemitraan dengan Bulog dapat terus berlanjut. Panen raya hari ini menjadi bukti nyata semangat petani yang didukung pemerintah dan seluruh pihak terkait,” ujar Yuhardinsyah.

Mewakili Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, Asisten II Ahyani Fadianur Diani menyampaikan bahwa panen padi di Mangkurawang semakin menegaskan peran strategis Kutai Kartanegara sebagai lumbung pangan Kalimantan Timur. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur tahun 2024, luas panen padi di Kaltim mencapai 57.143,29 hektare, dengan Kukar berkontribusi sebesar 26.744,87 hektare atau sekitar 46,80 persen.

Sementara dari sisi produksi, Kukar menghasilkan 115,10 ribu ton gabah kering giling (GKG) atau menyumbang sekitar 50,71 persen dari total produksi padi di Kalimantan Timur.

β€œKontribusi ini akan semakin strategis seiring pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, di mana jutaan penduduk akan bermukim di kawasan tersebut dan sekitarnya,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan Kukar sebagai wilayah penyangga pangan IKN merupakan peluang sekaligus tantangan yang harus dijawab dengan penguatan sektor pertanian secara berkelanjutan. Oleh karena itu, pembangunan pertanian dalam arti luas menjadi salah satu prioritas utama Pemkab Kukar dalam transformasi ekonomi dari sektor ekstraktif menuju sektor terbarukan.

Sejumlah kebijakan telah dijalankan, di antaranya penetapan lima kawasan pertanian berbasis komoditas padi sawah dengan total luasan sekitar 8.093 hektare, pembangunan dan perbaikan infrastruktur pertanian, modernisasi melalui bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), penguatan peran penyuluh pertanian, serta akses permodalan tanpa agunan dan bunga melalui Program Kredit Kukar Idaman (KKI).

Komitmen tersebut semakin diperkuat melalui Program Kukar Idaman Terbaik, dengan arah pembangunan menuju terwujudnya fondasi pusat pangan, pariwisata, dan industri hijau yang maju, sejahtera, serta berkelanjutan.

Pemkab Kukar juga berharap dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, khususnya dalam mengatasi kendala pengembangan pertanian seperti sistem irigasi, jalan usaha tani, ketersediaan alsintan, serta menurunnya jumlah rumah tangga petani.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji menegaskan bahwa panen raya tersebut sejalan dengan visi nasional untuk mewujudkan swasembada pangan. Ia menyebut panen raya di Kukar sebagai bukti konkret berjalannya program swasembada pangan di Kalimantan Timur.

β€œIni bagian dari implementasi program Presiden RI dalam mendorong kemandirian pangan. Kami berharap seluruh pihak, termasuk sektor industri, terus mendukung petani melalui ketersediaan pupuk dan sarana produksi,” ujar Seno Aji.

Ia juga mengajak para petani untuk terus mengoptimalkan lahan agar tetap produktif demi meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan daerah.
(RED)

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
βš–οΈ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *