Jakarta, | Tipikorinvestigasinews.id ~ Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Korps Lalu Lintas (Korlantas) menggelar syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 dengan semangat pembaharuan dan peningkatan pelayanan. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara langsung memberikan arahan penting, menekankan urgensi Polisi Lalu Lintas (Polantas) untuk tampil lebih humanis, dekat dengan masyarakat, serta memanfaatkan teknologi digital guna menciptakan pelayanan yang efisien dan transparan.
Dalam sambutannya di Auditorium Mutiara STIK/PTIK, Jakarta Selatan, Senin silam, Jenderal Sigit menegaskan bahwa Polantas merupakan garda terdepan Polri yang setiap hari berinteraksi langsung dengan publik di jalan raya. Oleh karena itu, prinsip humanisme dalam pelayanan harus menjadi prioritas utama. “Harapan kita untuk Korlantas jauh lebih bisa humanis, jauh lebih bisa dekat dengan masyarakat,” ujar Sigit.
Kapolri juga menyoroti kondisi masyarakat yang beragam saat berada di jalan, yang mungkin sedang dalam keadaan lelah atau dalam suasana hati yang kurang baik. Dalam situasi seperti itu, pendekatan yang humanis dan penuh empati dari Polantas sangat dibutuhkan. Ia secara khusus menekankan penerapan prinsip dasar “senyum, sapa, dan salam” sebagai etika utama dalam setiap interaksi. “Jadi tadi disampaikan bahwa senyuman adalah markah utama,” tambahnya.
Komunikasi yang efektif dan persuasif menjadi kunci dalam menyelesaikan potensi gesekan di lapangan. Jenderal Sigit menjelaskan, “Komunikasi yang bagus itu bisa mengubah, karena apapun seluruh pengguna jalan adalah masyarakat yang harus kita berikan hak yang sama. Sehingga tentunya kita hindari memberikan teguran yang sifatnya sanksi, tapi bagaimana kemudian membangunkan kesadaran masyarakat untuk sama-sama menjaga keselamatan dan keamanan berlalu lintas di jalan.” Pendekatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran tertib lalu lintas, alih-alih hanya berfokus pada penindakan.
Di samping itu, Kapolri juga memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi yang dilakukan Korlantas Polri, khususnya dengan kehadiran aplikasi Digital Korlantas. Menurutnya, pemanfaatan teknologi ini krusial dalam mempermudah akses masyarakat terhadap layanan kepolisian dan sekaligus meminimalisir ruang gerak birokrasi yang rentan terhadap potensi penyalahgunaan. “Sehingga pelayanan yang diberikan tentunya mempermudah, memperkecil ada ruang-ruang birokrasi yang berpotensi terjadi penyalahgunaan,” jelas Sigit, menggarisbawahi komitmen Polri terhadap transparansi dan akuntabilitas.
Acara syukuran yang mengusung tema “Lalu Lintas Modern yang Berkeselamatan” ini berlangsung meriah dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Turut hadir Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho, Ketua MKD DPR RI Nazaruddin Dek Gam, serta perwakilan dari berbagai kementerian dan lembaga terkait. Kehadiran komunitas pengemudi ojek online dan masyarakat umum semakin menambah semarak peringatan ini, menandakan harapan besar terhadap Polantas yang semakin melayani dan mengayomi.
Ini mencakup semua informasi penting, menambahkan detail deskriptif, dan mengatur alur berita agar lebih menarik dan informatif.{*}
[Khalikul Sakda]







____________________________________________
