Prof. Ryaas Rasyid Dorong Penguatan Kepemimpinan Berintegritas di Kabupaten Luwu

LUWU, Tipikorinvestigasinews.id    – Tokoh nasional sekaligus pelopor otonomi daerah di Indonesia, Prof. H.M. Dr. Ryaas Rasyid, M.A., Ph.D., melakukan kunjungan silaturahmi dan memberikan penguatan wawasan kepemimpinan kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu di Rumah Jabatan Bupati Luwu, Senin (8/6/2026).

 

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Luwu H. Patahudding, S.Ag., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Drs. Muhammad Rudi, para staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Luwu, serta sejumlah tokoh masyarakat.

 

Dalam sambutannya, Bupati Luwu menyampaikan apresiasi dan penghormatan atas kehadiran Prof. Ryaas Rasyid di Kabupaten Luwu. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk mendapatkan inspirasi dan pandangan langsung dari tokoh yang memiliki kontribusi besar dalam reformasi pemerintahan dan pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia.

 

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Luwu dan masyarakat Tanah Luwu, kami menyampaikan selamat datang kepada Prof. Dr. Ryaas Rasyid beserta rombongan. Kehadiran beliau menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi kami dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah,” ujar Bupati.

 

Bupati juga memaparkan berbagai program pembangunan yang tengah dijalankan Pemerintah Kabupaten Luwu di sejumlah sektor strategis, di antaranya pertanian, perkebunan, perikanan, pendidikan, pariwisata, hingga penguatan ekonomi masyarakat. Ia menilai, tantangan pembangunan daerah ke depan membutuhkan kolaborasi pemikiran dan masukan dari berbagai pihak, termasuk kalangan akademisi dan tokoh nasional.

 

Sementara itu, dalam pemaparannya, Prof. Ryaas Rasyid menekankan bahwa kualitas pemerintahan sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan. Menurutnya, pemerintahan yang baik harus dibangun di atas tiga fondasi utama, yakni kepemimpinan yang berkualitas, manajemen pemerintahan yang efektif, serta program pembangunan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

 

“Tidak akan lahir pemerintahan yang baik tanpa kepemimpinan yang baik. Kewenangan yang dimiliki seorang pemimpin harus digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

 

Ia menjelaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Seorang pemimpin dituntut mampu menghadirkan solusi, memberikan pelayanan terbaik, dan tetap dekat dengan masyarakat.

 

Prof. Ryaas juga menyoroti pentingnya integritas dan karakter dalam kepemimpinan. Menurutnya, karakter seseorang akan terlihat ketika memperoleh kekuasaan dan kewenangan.

 

“Kalau ingin mengetahui karakter seseorang, lihatlah ketika ia diberi jabatan. Ketika tetap rendah hati, peduli, dan melayani meski memiliki kekuasaan, itulah cerminan kepribadian yang sesungguhnya,” ungkapnya.

 

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya membangun hubungan kerja yang harmonis di lingkungan pemerintahan. Pemimpin yang baik, kata dia, bukan hanya mampu mengelola organisasi, tetapi juga menghargai bawahan dan menciptakan suasana kerja yang produktif.

 

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Ryaas turut membagikan pengalaman panjangnya di dunia pemerintahan, mulai dari tingkat lurah hingga menduduki berbagai jabatan strategis nasional. Pengalaman tersebut membentuk keyakinannya bahwa pemimpin harus hadir di tengah masyarakat dan memahami kebutuhan rakyat secara langsung.

 

Ia juga mengajak seluruh aparatur pemerintahan agar terbuka terhadap kritik dan masukan demi kemajuan organisasi dan pelayanan publik.

 

“Pemimpin yang baik adalah mereka yang mau mendengar dan tidak merasa paling benar ketika berada dalam jabatan,” ujarnya.

 

Menutup pemaparannya, Prof. Ryaas menegaskan bahwa integritas merupakan modal utama dalam membangun kepercayaan publik. Penyalahgunaan kewenangan, menurutnya, hanya akan merusak kepercayaan masyarakat dan menghambat pembangunan daerah.

 

“Kepercayaan masyarakat adalah warisan paling berharga bagi seorang pemimpin. Jika integritas dijaga, maka penghormatan masyarakat akan tetap ada meski jabatan telah berakhir,” tuturnya.

 

Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi ruang pembelajaran berharga bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu dalam memperkuat nilai-nilai kepemimpinan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

 

Melalui kunjungan ini, diharapkan semangat kepemimpinan berintegritas semakin tumbuh di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu sebagai fondasi dalam mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pewarta: Rusding Investigasi Nasional

Sumber: Diskominfo Kabupaten Luwu.

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *