Gowa, tipikorinvestigasinews.id- Proyek pembangunan sebuah ruangan di lingkungan SDN Bontorikong Desa Bontolangksa Kec. Bontonompo yang dikerjakan oleh Syahrir Makkasau mendapat sorotan tajam warga, pada Kamis, 28/11/2025
Warga mendapati proyek ini banyak masalah mulai dari papan bicara atau papan proyek yang mencamtumkan pelaksana proyek, jumlah anggaran, sumber anggaran, waktu pelaksanan tidak ada dilokasi selain itu para pekerja tidak menggunakan alat keselamatan dan kenyamanan kerja atau APH berupa rumpi , helm. Sepatu boots, dan kaos tangan.
Material proyek patut diduga kuat tidak masuk spesifikasi karena dilokasi proyek batu merah yang digunakan banyak yang pecah- pecah selain itu semen merek “merdeka, ditemukan di lokasi semakin menguatkan dugaan bahwa material proyek yang digunakan pihak pelaksana tidak masuk spesifikasi.
Selain itu dari pantauan awak. Media di duga pula pihak pelaksana tidak melakukan penggalian kebawah atau kedalam tanah pondasi bangunan.
Sampai Berita ini naik pihak pelaksana proyek Syahrir Makkasau tidak. Memberikan respon alias belum memberikan tanggapannya terkait sorotan warga, padahal sudah membaca pesan WhatsApp Awak media ini.
Warga berharap agar pihak pelaksana menaati aturan dalam pelaksanaan proyek serta mengedepankan kualitas bukan sekedar keuntungan dan berharap pihak konsultan pengawas dari dinas pendidikan kab. Gowa bisa menegur pelanggaran yang dilakukan oleh pelaksana proyek.
” Saya harap pihak pelaksana mengikuti aturan-aturan yang ada dalam. Pelaksanaan proyek serta mengedepankan kualitas bukan hanya keuntungan belaka, serta pihak konsultan pengawas dari dinas pendidikan kabupaten gowa harus berani menegur pelaksana apabila ada aturan yang dilanggar serta tidak mengedepankan kualitas dalam proyek ini, “harapnya.
Dari temuan ini awak media akan melakukan konfirmasi berkelanjutan kepada dinas kabupaten Gowa dalam waktu dekat.
(Syarif Lawa)







____________________________________________
