Sulteng – KabupatenParimo | tipikorInvestigasinews.id – Ketidakjelasan proyek pembangunan Pasar Desa Ambesia Selatan, Dusun Lima, Kecamatan Tomini, sejak tahun 2015 menuai sorotan masyarakat. Proyek dengan nilai anggaran sebesar Rp130 juta yang bersumber dari Dana Desa (DD) tersebut hingga kini, atau sekitar 11 tahun kemudian, masih terbengkalai.
Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan menyampaikan bahwa proyek tersebut diduga melibatkan oknum pejabat yang cukup dikenal di wilayah Kecamatan Tomini, Kamis (23/4/2026).
Menurutnya, kondisi fisik pasar hanya berupa rangka bangunan yang belum selesai. Bahkan, jumlah tiang yang berdiri pun belum mencukupi untuk membentuk bangunan pasar yang layak digunakan. Akibat belum berfungsinya pasar tersebut, masyarakat terpaksa melakukan aktivitas jual beli di pinggir jalan, tidak jauh dari lokasi pasar.
Media ini kemudian melakukan penelusuran lebih lanjut di sekitar lokasi. Dari hasil investigasi, ditemukan bahwa sejumlah warga enggan memberikan keterangan secara terbuka. Mereka mengaku merasa takut, serta menduga adanya tekanan yang berlangsung selama bertahun-tahun agar tidak menyampaikan informasi terkait proyek tersebut kepada pihak luar.
Melihat kondisi tersebut, masyarakat menilai bahwa pihak Inspektorat serta aparat penegak hukum di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) perlu segera melakukan penyelidikan terhadap proyek pembangunan pasar yang mangkrak tersebut, mengingat potensi kerugian keuangan negara dari anggaran Dana Desa.(DD)
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait, termasuk pemerintah desa dan instansi berwenang, belum memberikan keterangan resmi. Media ini akan terus berupaya mengonfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh penjelasan yang berimbang dan menyeluruh.
Pewarta :Aryad







____________________________________________