Rakor Karhutla 2026, Polres Ogan Ilir Perkuat Sinergi Cegah Kebakaran Sejak Dini

T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
───────────────────────────────────

Ogan Ilir tipikorinvestigasinews.id Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau tahun 2026, Polres Ogan Ilir menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada Senin (13/4/2026) di Aula Penaluan Polres Ogan Ilir.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Ogan Ilir, AKBP Bagus Suryo Wibowo, SIK., MH, dan dihadiri oleh berbagai unsur penting mulai dari BPBD, BMKG, Manggala Agni, instansi pemerintah, para camat, kepala desa, hingga perwakilan perusahaan yang beroperasi di wilayah Ogan Ilir.

Rakor ini menjadi langkah strategis dalam menyatukan persepsi serta memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mencegah dan menangani Karhutla yang kerap terjadi setiap musim kemarau.

Bacaan Lainnya

Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa sebagian besar kasus Karhutla disebabkan oleh ulah manusia, baik disengaja maupun akibat kelalaian. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya peran aktif seluruh pihak, terutama pemerintah desa dan masyarakat, dalam upaya pencegahan.

“Penanganan Karhutla tidak bisa dilakukan sendiri. Harus ada kolaborasi dari semua pihak, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten. Kepala desa harus aktif, dan jika tidak ada upaya pencegahan, tentu akan ada konsekuensi hukum,” tegas Kapolres.

Ia juga menyoroti pentingnya pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA), peningkatan sarana prasarana, hingga penggunaan teknologi seperti waterbombing untuk menjangkau lokasi kebakaran yang sulit diakses.

Sementara itu, Waka Polres Ogan Ilir Kompol Helmi Ardiansyah memaparkan strategi terpadu yang mencakup tiga aspek utama, yakni pencegahan, pemadaman, dan penegakan hukum. Upaya preventif dilakukan melalui pembentukan satgas, patroli terpadu, sosialisasi kepada masyarakat, hingga pemasangan imbauan larangan membakar lahan.

Dari sisi prediksi cuaca, BMKG menyampaikan bahwa wilayah Sumatera Selatan, termasuk Ogan Ilir, diperkirakan mulai memasuki musim kemarau pada Mei hingga Juni 2026, dengan puncak kemarau terjadi pada Juli hingga Agustus. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko kebakaran, terutama di wilayah rawan seperti lahan gambut dan daerah sulit akses.

Kepala BPBD Ogan Ilir juga menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi Karhutla melalui penyediaan peralatan, pembentukan posko, serta penguatan tim lapangan.

Masukan juga datang dari para kepala desa yang berharap adanya dukungan lebih, baik dari segi anggaran, sarana, maupun penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan agar menimbulkan efek jera.

Hasil Rakor menekankan pentingnya langkah preventif yang masif, edukasi kepada masyarakat, serta penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku pembakaran lahan. Selain itu, seluruh pihak sepakat untuk terus meningkatkan koordinasi hingga tingkat desa serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana sosialisasi.

Sebagai tindak lanjut, akan dilaksanakan Rakor lanjutan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Ilir pada Rabu (15/4/2026) guna memperkuat dukungan kebijakan dan anggaran.

Rakor yang berlangsung hingga pukul 12.00 WIB tersebut berjalan aman dan lancar, serta menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama menjaga wilayah Ogan Ilir dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

FAJARUDIN

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *