Tambolaka, Sumba Barat Daya, NTT 29/11/2025 –tipikorinvestigasinews.id – Sejumlah besar penumpang dari maskapai Sriwijaya Air yang menuju Denpasar mengalami keterlambatan yang cukup lama di Bandara Lede Kalumbang, Tambolaka, Sumba Barat Daya pada hari sabtu(29/11/25) Penundaan yang berlangsung sejak pukul 14.00 WITA hingga malam ini, Sabtu 29 November 2025, menciptakan kebingungan serta kekecewaan di kalangan penumpang karena hingga malam, tidak ada kepastian mengenai waktu keberangkatan.
Bapak Evan Yohanes Ngongo Lede, seorang penumpang, mengekspresikan kekecewaan atas perlakuan yang diterima oleh dirinya dan ratusan penumpang lainnya. Ia merasa sangat disayangkan tidak adanya kompensasi atau informasi yang memadai dari pihak maskapai mengenai keterlambatan ini. Keadaan semakin rumit karena ada seorang ibu yang membutuhkan bantuan medis di Denpasar dan harus menggunakan kursi roda.
Touris Asal Negara Jerman, mengatakan “8 jam terlantar di Bandara Lede Kalumbang, Kota Tambolaka, Kabupaten SBD, NTT. Touris itu sangat kecewa sebab tidak ada penjelasan dari meskapai Penerbangan, mengapa terjadi delay dan bahkan batal berangkat tujuan Bali. Ia juga mengatakan pelayanan pihak Maskapai tidak profesional,”. Saya tanya kenapa batal penerbangan hari ini?namun tidak ada jawaban dari pihak Penerbangan! Saya seorang bussines man, sangat rugi sebab membuang waktu dengan cuma-cuma saja, padahal hari ini waktu saya untuk bertemu dengan kolega di Bali, tutur bule asal Jerman itu dengan penuh kecewa. Kepala Bandara Lede Kalumbang Tambolaka tidak berhasil ditemui karena ia tidak berada di lokasi saat insiden tersebut terjadi. Maskapai hingga saat ini belum memberikan penjelasan resmi tentang alasan keterlambatan dan solusinya bagi penumpang yang terkena dampak. Situasi ini menimbulkan pertanyaan tentang tanggung jawab maskapai dalam melindungi hak-hak pengguna jasa Penerbangan. Jurnalis…@ Gunter Guru Ladu Meha.







____________________________________________
