Dumai-tipikorinvestigasinews.id-
Rumah Sakit (RS) Awal Bros Dumai secara resmi meluncurkan layanan inseminasi dalam sebuah acara launching yang dirangkaikan dengan kegiatan health talk pada Sabtu, 31 Januari 2026.(31/01/2026).
Hadirnya layanan ini menjadi langkah nyata rumah sakit dalam meningkatkan akses pelayanan fertilitas yang modern, aman, dan berkualitas bagi masyarakat Kota Dumai dan sekitarnya, tanpa perlu dirujuk ke luar daerah.
Acara tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai dr. Syaiful, M.K.M, Kepala BKKBN Kota Dumai drg. Ridhonaldi, M.K.M, jajaran manajemen RS Awal Bros Dumai, tenaga medis, serta masyarakat.
Direktur RS Awal Bros Dumai, dr. Vandra Yovano, MARS, mengatakan layanan inseminasi merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang komprehensif dan berbasis kebutuhan masyarakat.
Peluncuran ini merupakan upaya kami memberikan pelayanan kesehatan yang modern dan menyeluruh, khususnya bagi pasangan yang membutuhkan solusi program kehamilan,โ ujar Vandra.
Selain seremoni peresmian, kegiatan juga diisi health talk oleh dokter spesialis yang memberikan edukasi seputar inseminasi, mulai dari pengertian, indikasi medis, tahapan prosedur, hingga peluang keberhasilan.
Edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pilihan program hamil berbasis medis.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, dr. Syaiful, mengapresiasi inovasi layanan tersebut.
Menurutnya, fasilitas inseminasi di Dumai akan mempermudah masyarakat mendapatkan layanan fertilitas yang aman dan terjangkau.
Kami berharap layanan ini menjadi alternatif berkualitas bagi warga Dumai,โ katanya.
Senada, Kepala BKKBN Kota Dumai, drg. Ridhonaldi, menilai kehadiran layanan ini sejalan dengan program peningkatan kesehatan keluarga serta perencanaan kehamilan yang sehat dan terencana.
Dengan diluncurkannya layanan inseminasi, RS Awal Bros Dumai menargetkan diri menjadi pusat layanan kesehatan reproduksi terpercaya sekaligus mendukung peningkatan kualitas kesehatan keluarga di Kota Dumai.
(Rianto Gultom).








____________________________________________
M E D I A - N A S I O N A L