Payakumbuh, Sumbar–tipikorinvestigasinews.id — Minggu 19, April 2026 Ratusan pedagang Blok Barat Pasar Ibuah kembali menyuarakan penolakan keras terhadap rencana pemindahan lokasi usaha ke lantai dua. Menilai kebijakan tersebut merugikan, mereka menggelar aksi pengumpulan tanda tangan sebagai bukti kesepakatan sikap.
Berdasarkan pantauan di lapangan, aksi penandatanganan petisi tersebut diikuti oleh sekitar 200 pedagang. Mereka secara bulat menyatakan ketidaksukaan dan menuntut agar rencana pemindahan segera dibatalkan.
Para pedagang menilai perpindahan ke lantai dua akan berdampak fatal terhadap kelangsungan usaha. Kekhawatiran utama mereka meliputi prediksi penurunan drastis jumlah pengunjung serta aksesibilitas yang dinilai kurang strategis dibandingkan posisi saat ini.

“Kami merasa kebijakan ini sangat merugikan. Seluruh pedagang sepakat menolak untuk dipindahkan ke lantai dua. Sudah sekitar 200 lebih tanda tangan yang kami kumpulkan sebagai bukti penolakan kami. Intinya, kami menolak jika keputusan ini tetap dipaksakan,” tegas salah satu perwakilan pedagang.
Merespons situasi tersebut, Ketua Kelompok Kerja (POKJA) Blok Barat, Dedi Hendri yang akrab disapa Aseng, menegaskan sikapnya yang sepenuhnya memihak dan memperjuangkan nasib para pedagang.
“Saya mendukung penuh apa yang menjadi aspirasi dan kegiatan para pedagang saat ini. Intinya, saya juga menolak keputusan yang merugikan ini dan akan terus memperjuangkan hak-hak mereka,” ujar Dedi Hendri.
Di sisi lain, hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola atau dinas terkait belum memberikan tanggapan resmi. Awak media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Bidang (Kabid) Pasar, Khalid Zamri, namun upaya tersebut menemui jalan buntu.
Hingga batas waktu yang ditentukan, pesan konfirmasi yang dikirimkan tidak kunjung mendapat respons, sehingga menimbulkan tanda tanya besar terkait nasib ratusan pedagang yang menggantungkan hidup di pasar tersebut.
Para pedagang berharap suara dan aspirasi mereka dapat didengar serta ditindaklanjuti oleh pihak berwenang demi keberlangsungan mata pencaharian mereka.
( Mahwel )







____________________________________________