Pelantikan LAKAM Payakumbuh Tercoreng: Niniak Mamak Sapuluh Nagari Merasa Dihina, Walk Out dari Acara Walikota!

Payakumbuh’ Sumatera Barat, tipikorinvestigasinews.id. Suasana pelantikan Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Advokasi Kebudayaan dan Adat Minangkabau (LAKAM) Kota Payakumbuh periode 2025-2030 pada Rabu, 8 Oktober [Tahun], mendadak tegang dan berakhir dengan kekecewaan mendalam.

Sejumlah Niniak Mamak dari Sapuluh Nagari, yang hadir atas undangan resmi dari Bapak Walikota Payakumbuh, memutuskan untuk meninggalkan lokasi acara di Kantor Walikota karena merasa tidak dihargai dan martabat mereka direndahkan.

Insiden ini bermula ketika para Niniak Mamak, termasuk Ketua KAN dari 10 Nagari, tiba di lokasi pelantikan. Mereka terkejut lantaran tidak disediakan tempat duduk yang layak di dalam ruangan, sehingga terpaksa duduk di luar.

“Kami ini merasa tidak dihargai, tempat duduk dan kursi tidak disediakan, dan kami duduk di luar ruangan pelantikan,” ungkap salah seorang Niniak Mamak.

Setelah beberapa saat berbincang di luar, seorang panitia menghampiri dan mempersilakan mereka masuk ke dalam ruangan karena acara akan segera dimulai. Namun, tak lama setelah duduk di deretan paling depan, Niniak Mamak kembali didatangi panitia dan diminta untuk pindah ke belakang.

“Kami duduk beberapa Niniak Mamak di deretan paling depan. Lima menit berselang datang lagi panitia menyuruh kami pindah ke belakang. Kami merasa heran,” tutur Niniak Mamak lainnya.

Perlakuan yang berulang ini memicu kemarahan dan kekecewaan kolektif. “Di situlah kami sepakat mengambil sikap untuk meninggalkan ruangan pelantikan. Kami habis pikir, di mana diletakkan posisi kami? Kami ini sebagai undangan dan kami ini bukan anak-anak.”

Para Niniak Mamak menegaskan bahwa kejadian ini bukan hanya soal tempat duduk, melainkan telah mencederai lembaga adat dan harga diri Niniak Mamak.

“Ini sudah mencederai lembaga, apalagi menyangkut dengan harga diri dan marwah Niniak Mamak. Ketua LAKAM yang akan dilantik juga seorang Niniak Mamak,” tegas mereka.

Kekecewaan ini juga dialamatkan kepada Bapak Walikota Payakumbuh. Mereka mempertanyakan persiapan acara dan meminta Walikota untuk tidak “lepas landas kepercayaan ke seseorang” tanpa melakukan pengecekan langsung. “Seharusnya sebelum acara ini dibuat atau diadakan, tolong diperhatikan dulu.

Bapak Walikota, apa acara ini sudah diperbincangkan sebelum diadakan? Bapak Walikota jangan lepas landas kepercayaan ke seseorang, seharusnya Bapak bisa bertanya sebelum acara dibikin,” kritik perwakilan Niniak Mamak.

“Kami Ketua KAN 10 Nagari merasa kecewa sama Bapak Walikota. Lain kali Pak, kalau mengundang kami, dirauk dulu Pak dari ujung sampai bangka,” pinta mereka, menuntut penghormatan yang lebih baik di masa depan.

Beberapa Niniak Mamak terkemuka KAN 10 Nagari yang hadir dan turut merasakan kekecewaan tersebut antara lain DT. Mangkuto Nan Putiah Ketua KAN Koto Nan Godang Dt Rajo Sinaro KAN Kito Nan Ompek, Dt Mangguang Pirawan Ketua KAN Payobasuang, Dt Paduko Marajo Ketua KAN Aua Kuniang, Dt Tanam Rajo (Ketua KAN Perambahan),Dt Paduko Tuan KSN Aia Tabik DT. Ogah, serta beberapa Niniak Mamak KAN 10 Nagari lainnya.

Insiden ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi Penyelenggara acara dan pemerintah daerah dalam menghargai tokoh-tokoh adat.

 

( sukrianto )

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *