Soppeng, tipikorinvestigasinews.id –25 Desember 2024 – Jalan tani di Desa Abbanuange, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, masih terabaikan meski telah mengalami dua kali pergantian kepala desa. Kondisi jalan yang rusak parah, berlumpur, berbatu, dan bergelombang menyulitkan para petani dalam beraktivitas sehari-hari.
Jalan yang memiliki panjang sekitar 2 kilometer dengan lebar 2-3 meter tersebut merupakan akses utama menuju ladang masyarakat. Akibat kerusakan yang terjadi, kendaraan roda dua pun sering kesulitan melintas, terlebih saat musim hujan. Kondisi ini tak jarang menyebabkan kecelakaan dan kerugian materi bagi petani.

Salah satu warga, Sudirman, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD APKAN RI Bone, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi jalan tersebut. “Jalan ini sangat berbahaya, terutama saat hujan. Kami berharap pemerintah segera memperbaikinya untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga,” ujarnya kepada awak media Tipikor Investigasi News.
Para petani berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah untuk membangun rabat beton di jalan tersebut, sehingga perjalanan menuju ladang dapat ditempuh dengan lebih cepat tanpa harus memutar arah. Selain itu, mereka juga meminta pembangunan drainase guna mencegah banjir dan longsor yang memperburuk kerusakan jalan.
“Penerangan jalan juga sangat diperlukan untuk mencegah kecelakaan, terutama saat malam hari,” tambah salah satu warga lainnya.
Masyarakat dusun peppa’e Desa Abbanuange berharap aspirasi mereka segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah agar aktivitas pertanian sebagai sumber mata pencaharian utama warga dapat berjalan lancar tanpa hambatan.
Reporter: Andi Baso (Korlip Sulsel)
Tim Investigasi






____________________________________________
