Perkuat Pembinaan Kerohanian, Lapas Pangkalan Bun Kolaborasi dengan Kemenag dan Ulama pada Peringatan Isra Mi’raj 1447 H/2026 M

T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
───────────────────────────────────

Pangkalan Bun-tipikorinvestigasinews.id- Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pangkalan Bun melaksanakan Peringatan Isra Mi’raj 1447 H/2026 M sebagai bagian dari penguatan pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Senin (19/01/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–10.45 WIB di Aula Serbaguna Lapas Pangkalan Bun ini menghadirkan kolaborasi dengan perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Kotawaringin Barat serta tokoh agama, sehingga memberikan penguatan nilai keagamaan secara lebih terarah dan esensial bagi WBP.

Kegiatan mengusung tema “Mewujudkan Generasi Berakhlak Mulia Melalui Salat” yang menekankan pentingnya salat sebagai pondasi pembentukan karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab.

Bacaan Lainnya

Dalam pelaksanaannya, kegiatan diikuti oleh Kalapas Pangkalan Bun Drs. Dawa’i, M.A., pejabat struktural, jajaran petugas, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Kotawaringin Barat, serta WBP.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh WBP, dilanjutkan sambutan Kalapas.

Dalam sambutannya, Kalapas menegaskan bahwa pembinaan kerohanian menjadi salah satu pilar penting dalam proses pemasyarakatan, karena bertujuan membentuk pribadi WBP yang lebih baik, berakhlak mulia, dan memiliki kesadaran untuk memperbaiki diri.

“Peringatan Isra Mi’raj ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen menjalankan salat dan membangun karakter yang lebih disiplin, tertib, serta bertanggung jawab. Harapannya, nilai-nilai ini dapat menjadi bekal positif selama menjalani pembinaan hingga kembali ke masyarakat,” ujar Kalapas.

Selanjutnya, tausiyah disampaikan oleh KH. Ahmad Kharis Purwanto selaku pimpinan dan pengasuh Pondok Pesantren Syafa’atul Qur’an.

Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan salat sebagai sarana memperbaiki akhlak, menjaga ketenangan batin, serta menguatkan tekad perubahan ke arah yang lebih baik melalui kebiasaan ibadah yang konsisten.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan penutup. Seluruh rangkaian pelaksanaan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Melalui kolaborasi dengan Kementerian Agama dan tokoh agama, Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun terus berkomitmen menghadirkan pembinaan kerohanian yang bermakna dan berkelanjutan bagi WBP sebagai bagian dari upaya pembentukan kepribadian yang lebih baik.

 

Agm

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *