Palembang Sumsel tipikorinvestigasinews.id Barisan Rakyat (Bara) Merdeka Provinsi Sumatera Selatan secara resmi melaporkan dugaan Korupsi di Lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Muara Enim APBD TA 2025
Laporan disampaikan oleh Aktivis Bara di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Jalan Gub H Bastari, 15 Ulu, Jakabaring, Kota Palembang (05/03).
Dio Pratama, selaku Tim Investigasi Penyampaian laporan dugaan merupakan rangkaian aksi yang pernah digelar terkait dengan dugaan korupsi Dana Revitalisasi Sekolah di Kabupaten Muara EnimTahun 2025
Berdasarkan data yang dihimpun Bara Merdeka Sumsel, secara ujik petik terdapat pembangunan revitalisasi SMP N 3 Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim, dimana pengelola teknis proyek secara swakelola namun bedasarkan fakta di lapangan hanya kroni dilibatkan
“diduga tidak transparan, terjadi pembengkakan dan tidak tepat sasaran” Ujarnya
Adapun proyek di atas mengunakan anggaran APBN dengan nilai sebesar Rp.1.020.700.000 ( Satu Milyar Dua Puluh Juta Tujuh Ratus Ribu )
“Kami telah melakukan verifikasi lapangan dan menemukan beberapa indikasi kuat terkait dugaan penyimpangan dalam proses pelaksanaan proyek. Di antaranya ketidaksesuaian volume pekerjaan dengan kondisi aktual di lapangan, penggunaan material di bawah standar teknis, serta potensi mark-up harga,” ujarnya
Selanjutnya Pratama mendesak melalui Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan untuk segera menindaklanjuti temuan pihaknya.
Bara Merdeka Sumsel menyampaikan tuntutan utama:
_ Mendesak Kejati Sumatera Selatan segera melakukan penyelidikan mendalam serta mengambil langkah hukum, termasuk penahanan terhadap Kepala Dinas Pendidikan dan SMP N 3 Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim dan Kepala Sekolah selaku pejabat pengambil keputusan dalam proyek tersebut.
_ Menuntut pemeriksaan komprehensif terhadap seluruh alur anggaran proyek, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan.
_ Memastikan adanya perbaikan sistem pengadaan barang dan jasa di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Muara Enim guna mencegah praktik korupsi di masa mendatang.
Bara Merdeka Sumsel menegaskan bahwa ihktiar yang dilakukan pihaknya merupakan bentuk kontrol sosial agar proyek infrastruktur yang dibiayai uang rakyat benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya masyarakat di dunia pendidikan.
Fajarudin







____________________________________________
