Lamongan, tipikorinvestigasinews.id Jelang lebaran 2026. 1447 H, Rumah Sakit Daerah Karang kembang Babat kabupaten Lamongan menambahkan berbagai fasilitas alat penunjang dan obat-obatan untuk mempersiapkan lonjakan pasien di hari raya nanti. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Rumah Sakit umum daerah karang kembang babat Lamongan , DR. MAYA DEWI HANGGRANINGRUM, MMRS. (pada Selasa (10/03/2026).
“Puasa dan lebaran ini bukan kali pertama kita beroperasi. Sudah empat tahun lebih kita melayani masyarakat Kabupaten Lamongan khususnya wilayah kecamatan babat dan kebupaten tetangga tuban Dan Bojonegoro .

.Persiapan SDM tentu akan kita siapkan khususnya pada hari-hari libur di hari raya nanti. Kemudian persiapan fasilitas, alat, dan obat, sudah kita prepare beberapa macam fasilitas alat dan obat yang kita butuhkan selama satu minggu hari libur di hari raya,” Ujar dr. Maya.
Selain mempersiapkan berbagai fasilitas alat penunjang dan obat-obatan, Rumah Sakit yang terletak di jalan babat Jombang ini juga sudah mempersiapkan tim jaga rutin untuk berjaga-jaga apabila terjadi musibah atau kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.pada saat libur lebaran nanti.
Di unit gawat darurat RSUD Karang kembang ini didukung oleh dokter umum 9 dokter yang berjaga setiap saat, tenaga perawat IGD yang terlatih sejumlah 71 perawat dalam penanganan kegawatdaruratan, dokter spesialis sejumlah 14 spesialis yang selalu siap dihubungi kapan pun apabila terjadi kondisi darurat yang membutuhkan penanganan lebih lanjut serta tenaga penunjang yang lainnya.
Setiap pasien yang datang ke IGD akan melalui proses triase, yaitu penilaian cepat untuk menentukan prioritas penanganan berdasarkan tingkat kegawatannya.
Triase Merah : Pasien dengan kondisi sangat gawat dan mengancam nyawa, sehingga harus mendapatkan penanganan segera tanpa menunggu.
Triase Kuning : Pasien dalam kondisi gawat namun masih stabil, tetap membutuhkan penanganan medis cepat setelah pasien prioritas tertangani.
Triase Hijau : Pasien dengan kondisi tidak gawat, sehingga masih dapat menunggu sesuai urutan pelayanan.
Triase Hitam : Pasien yang tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan atau dengan cedera yang sangat berat.
Melalui sistem triase ini, tim medis di IGD RSUD Karangkembang dapat memastikan bahwa pasien dengan kondisi paling kritis mendapatkan pertolongan terlebih dahulu, sehingga pelayanan menjadi lebih efektif dan menyelamatkan lebih banyak nyawa.
Pihak Rumah sakit berharap masyarakat dapat memahami bahwa pelayanan di IGD didasarkan pada tingkat kegawatan pasien, bukan berdasarkan urutan kedatangan.Dengan pemahaman ini, kita bersama dapat menciptakan pelayanan kesehatan darurat yang lebih tertib, cepat, dan optimal.(Suli)







____________________________________________
