Aceh Singkil | tipikorinvestigasinews.id ~ Kabupaten Aceh Singkil merayakan hari jadinya yang ke-27 dengan penuh khidmat dan semarak pada Senin, 27 April 2026. yang berlangsung di depan Kantor Bupati Aceh Singkil Mengangkat tema “Tumbuh dalam Kebersamaan, Mengukir Prestasi, dan Menuju Masa Depan Gemilang,” peringatan tahun ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan momentum refleksi atas perjalanan panjang kabupaten berjuluk “Bumi Syekh Abdurrauf As-Singkili” tersebut.
Puncak peringatan ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng yang berlangsung di bawah arahan langsung Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE. Didampingi oleh Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), prosesi ini melambangkan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian daerah selama hampir tiga dekade.
Nuansa kultural terasa sangat kental di lokasi acara. Seluruh pejabat dan tamu undangan tampak mengenakan pakaian adat khas Singkil, menciptakan pemandangan yang menunjukkan soliditas serta penghormatan tinggi terhadap warisan leluhur di tengah arus modernisasi.
Dalam pidatonya, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, memberikan apresiasi khusus atas perkembangan Aceh Singkil. Beliau menegaskan bahwa kunci kemajuan daerah terletak pada sinergi lintas sektor.
“Aceh Singkil memiliki modalitas yang luar biasa, mulai dari sektor perkebunan, perikanan, hingga potensi pariwisatanya yang mendunia. Dengan semangat gotong royong, saya optimis daerah ini akan bertransformasi menjadi kabupaten yang mandiri dan berdaya saing tinggi di level nasional,” tegas Fadhlullah.
Acara ini turut menjadi ajang silaturahmi akbar yang dihadiri oleh:
Ketua dan Anggota DPRK Aceh Singkil,
Unsur MPU, MAA, dan jajaran Forkopimda (Dandim 0109, Kapolres, Kajari).
Ketua Pengadilan Negeri dan Ketua Mahkamah Syar’iyah,
Para tokoh pendiri kabupaten, yang kehadirannya memberikan nilai historis bagi generasi muda.
Kemeriahan HUT ke-27 ini sebenarnya telah dirasakan masyarakat sejak beberapa hari sebelumnya melalui rangkaian kegiatan yang menyentuh langsung akar rumput:
1. alan Santai & Senam Massal: Ribuan warga memadati Alun-alun Singkil, menunjukkan antusiasme dan kebersamaan antara pemerintah dan rakyat.
2. Gerakan Pangan Murah (GPM): Langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan dan membantu daya beli masyarakat di tengah perayaan.
Melalui doa bersama yang dipanjatkan, tersirat harapan agar Aceh Singkil terus diberkahi dengan keselamatan dan percepatan pembangunan yang inklusif. Peringatan ini ditutup dengan tekad bulat dari seluruh elemen daerah untuk terus melangkah maju, memastikan kesejahteraan rakyat menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan, Dirgahayu ke-27 Kabupaten Aceh Singkil. Tumbuh, Bersatu, dan Berjaya!.[]
Laporan : Khalikul Sakda







____________________________________________