Mamasa, tipikorinvestigasinews.id – Lapangan sepak bola yang terletak di jantung ibu kota Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, kini mengalami perubahan signifikan. Lapangan yang dikenal dengan nama Kondo Sapata ini sebelumnya hanya dimanfaatkan sebagai tempat olahraga sepak bola oleh warga serta lokasi pelaksanaan upacara pada peringatan hari ulang tahun kabupaten dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia setiap tahunnya.
Di luar kegiatan tersebut, kondisi lapangan dinilai kurang tertata. Area ini kerap digunakan sebagai tempat parkir kendaraan dan lokasi belajar mengemudi. Pada malam hari, suasana di sekitar lapangan juga gelap dan sepi, sehingga terkesan tidak terurus.
Perubahan mulai terlihat setelah terpilihnya Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, bersama Wakil Bupati H. Sudirman. Pemerintah daerah kemudian menggagas penataan ulang Lapangan Kondo Sapata dengan menjadikannya sebagai pusat kuliner berbasis UMKM.
Kini, kawasan tersebut telah disulap menjadi lebih tertata dan menarik. Lampu-lampu warna-warni menghiasi area lapangan, sementara puluhan pelaku UMKM menghadirkan berbagai pilihan menu kuliner bagi pengunjung. Tercatat sebanyak 56 lapak kuliner berjejer mengelilingi lapangan.
Perubahan ini turut menghidupkan suasana malam di Kota Mamasa yang sebelumnya cenderung sepi, terutama mengingat kondisi cuaca yang dingin dan curah hujan yang cukup tinggi. Saat ini, kawasan tersebut menjadi lebih ramai dan menjadi daya tarik bagi masyarakat lokal maupun pengunjung dari berbagai daerah di Sulawesi Barat.
Lapangan Kondo Sapata kini tidak hanya berfungsi sebagai ruang publik, tetapi juga sebagai pusat aktivitas ekonomi dan destinasi kuliner yang dinikmati oleh warga dari berbagai pelosok daerah.
Pewarta: Darman







____________________________________________