DUMAI,Tipikorinvestigasinews.id–
Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto, S.E., meresmikan Rumah Duka Tionghoa Kota Dumai di Jalan Ratu Sima, Kamis, 30 April 2026.
Peresmian ini menjadi penanda penyediaan fasilitas sosial keagamaan bagi warga Tionghoa di Dumai.
Acara diawali penyerahan donasi dari dunia usaha.
Direktur HRD Geo Energy Group (Tanah Bumbu Resources) Ginting, didampingi Richard Kennedy Melati, menyerahkan bantuan Program CSR senilai Rp5.000.000.000 (lima miliar rupiah).
Bantuan dana pembangunan tersebut diserahkan kepada Ketua Yayasan Sosial Kemalangan Kematian Soskem Dumai Budi untuk mendukung penyelesaian rumah duka, krematorium, dan columbarium.
Puncak peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto, S.E., dilanjutkan pengguntingan pita dan pembukaan selubung papan nama sebagai tanda mulai berfungsinya gedung.
Ketua Panitia Acong Effendi menyampaikan, proyek tersebut berdiri di atas lahan seluas 1 hektare di Tempat Pemakaman Umum Bukit Kayangan.
Pembangunan mencakup tiga fasilitas utama: satu unit rumah duka, satu unit columbarium, dan satu unit krematorium.
Total kebutuhan dana diperkirakan sekitar Rp22 miliar,” ujar Acong Effendi.
Ia mengucapkan terima kasih kepada dunia usaha dan perorangan dari dalam maupun luar Kota Dumai yang telah mendukung pembangunan.
Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto, S.E., dalam sambutannya mengapresiasi selesainya pembangunan gedung sosial tersebut.
Ia menyebut fasilitas ini sebagai simbol persatuan di Dumai.
Hari ini kita menyaksikan peresmian Rumah Duka Tionghoa Kota Dumai. Pemerintah dan masyarakat mengucapkan selamat.
Kami berharap fasilitas ini memperkuat persaudaraan, solidaritas, dan kepedulian warga Tionghoa,” ujar Sugiyarto.
Menurut dia, rumah duka akan difungsikan untuk seluruh warga Tionghoa, terutama dalam menjalankan ritual keagamaan sebelum pemakaman.
Berdirinya bangunan ini merupakan hasil musyawarah, mufakat, dan kepedulian warga.
Pemerintah bangga karena kehidupan keagamaan di Kota Dumai semakin baik. Ini menunjukkan pemerintah menjaga kondusivitas dan memberikan perhatian kepada semua pemeluk agama,” tambahnya.
Sugiyarto berpesan kepada pengelola dan masyarakat agar merawat fasilitas tersebut sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang.
Hadir dalam acara tersebut Komandan Grup 3 Kopassus atau yang mewakili, Komandan Lanal Dumai atau yang mewakili, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Dumai, pimpinan instansi vertikal, Ketua DPH Lembaga Adat Melayu Riau Dumai Datuk Seri Drs. H. Zamhur Egab, Ketua Dunia Melayu Dunia Islam Dumai Datuk Timo Kipda, S.H., tokoh masyarakat, perwakilan organisasi Tionghoa, serta tamu undangan dari Pekanbaru, Bengkalis, dan Bagansiapiapi.(Rianto).







____________________________________________