Lahat, tipikorinvestivigasinews.id – Bank Sumsel Babel cabang Lahat kembali menunjukkan komitmennya mendukung literasi keuangan dan pengembangan ekonomi daerah melalui partisipasi aktif dalam kegiatan “Sultan Muda Goes to Kabupaten/Kota” yang digelar di Gedung Pertemuan Pemkab Lahat, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Lahat, Bursah Zarnubi diwakili Sekda Lahat Dr. Ir Izromaita, MSi didampingi Kepala Bank Sumsel Babel Cabang Lahat Didit Haryanto, OJK Provinsi Sumsel diwakili, Kepala Dinas koperasi dan UMKM, Kabag Ekonomi, pelaku UMKM kabupaten Lahat dan tamu undangan lainnya.
Program ini juga merupakan bagian dari rangkaian kegiatan kolaboratif antara OJK, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Pemerintah Kabupaten Lahat, dan berbagai pemangku kepentingan terkait, dengan dukungan penuh Bank Sumsel Babel.

Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Lahat, Didit Hardiyanto menjelaskannya, salah satu tujuan kegiatan ini untuk mengedukasi mengiterasi seluruh masyarakat, individu pelaku bisnis UMKM dengan terus memanfaatkan fasilitas pelayanan perbankan.
“Karena kalau tidak diimbangi dengan pengelolaan keuangan yang baik dan tidak benar kemungkinan bisa lebih lama, jadi bagaimana cara itu mempercepat salah satu tujuan dengan pengelolaan keuangan yang lebih baik, di samping itu kami juga tetap memberikan fasilitas layanan kredit dengan jumlah yang rendah,” ujarnya saat diwawancarai awak media.
Dikatakannya, bahwa pihaknya ingin memberikan layanan yang terbaik pada pelaku UMKM, para sultan muda di Kabupaten Lahat khususnya ada di Sumatera Selatan menggunakan fasilitas digital.
Sambungnya, ini adalah suatu keniscayaan sekarang mungkin masih belum terlalu menjadi kebutuhan di Lahat, tapi terutama di kota-kota besar ini sudah menjadi kebutuhan sehingga mereka tidak lagi menggunakan layanan fisik atau pembayaran menggunakan layanan fisik.
“Tapi sekarang sudah mulai beralih dengan layanan digital salah satunya adalah menggunakan Qris, jadi kami tetap memfasilitasi itu siapapun yang memiliki usaha, kami tetap tawarkan dan sangat menganjurkan untuk menggunakan Qris,” jelasnya.
Menurut Didit, dengan menggunakan Qris tersebut setiap saat, kapan saja, dimana saja seluruh sultan muda dapat memonitor perkembangan, pertumbuhan usaha dan bisnisnya setiap hari, kapan pun, dan dimana saja.
Sementara itu, Kepala OJK Sumsel yang diwakili mengatakan bahwa peningkatan literasi dan inklusi keuangan menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan.
Ia menyebut program Sultan Muda Sumsel sejalan dengan visi pemerintah pusat dalam menciptakan lapangan kerja berkualitas, memperkuat kewirausahaan, serta mendukung pertumbuhan industri kreatif di daerah. “Program 100.000 Sultan Muda diarahkan untuk membentuk generasi muda yang kreatif, produktif, mandiri, dan memiliki semangat kewirausahaan,” jelasnya.
Ia menyebut program Sultan Muda Sumsel sejalan dengan visi pemerintah pusat dalam menciptakan lapangan kerja berkualitas, memperkuat kewirausahaan, serta mendukung pertumbuhan industri kreatif di daerah. Sementara itu, Sekretaris Daerah Dr. Ir Izromaita MSi menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lahat memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut karena dinilai mampu membuka peluang lahirnya pengusaha-pengusaha muda baru yang memiliki daya saing tinggi.
Pewarta :(sri mulyani)







____________________________________________