Luwu- tipikorinvestigasinews.id- Program Green Training Completion Awak Mas Project 2025 yang dilaksanakan oleh PT Macmahon Indonesia resmi menamatkan 35 peserta pelatihan dalam seremoni yang berlangsung di Ruang Pola Andi Kambo, Kompleks Perkantoran Bupati Luwu, Selasa (19/5/2026).
Program tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), khususnya di wilayah sekitar operasional tambang Awak Mas.
Ketua panitia, Dikdik Syamsur Sidik, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memberikan keterampilan kerja sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal.

“Dari total 35 peserta, sebanyak 30 orang merupakan perempuan. Ini menunjukkan bahwa perempuan juga mampu berperan aktif dan kompetitif di sektor pertambangan,” ujarnya.
Dalam program tersebut, peserta dibekali pelatihan pengoperasian alat berat dengan sejumlah spesialisasi seperti dump truck, dozer, compactor, motor grader, hingga excavator.
General Manager PT Macmahon Indonesia, Daryono Labula, mengatakan bahwa pelatihan tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga pembentukan karakter dan budaya kerja.
“Kami ingin membangun tenaga kerja yang disiplin, memahami keselamatan kerja, dan siap menghadapi tantangan di dunia industri,” katanya.
Sementara itu, perwakilan Direktur PT Masmindo Dwi Area, Nevindatama Putranta, menyebut para peserta yang lulus sebagai generasi awal yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya.
Menurutnya, program tersebut merupakan langkah strategis dalam menciptakan tenaga kerja lokal yang memiliki daya saing di sektor pertambangan.
Ketua DPRD Kabupaten Luwu, Ahmad Gazali, dalam sambutannya menegaskan bahwa keberhasilan di dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh keterampilan, tetapi juga sikap dan integritas pribadi.
Hal senada disampaikan Bupati Luwu, Patahudding, yang memberikan apresiasi kepada seluruh pihak atas terlaksananya program tersebut. Ia menilai Green Training menjadi salah satu bentuk investasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia daerah.
“Kesempatan ini harus dijaga dengan baik. Tunjukkan integritas, disiplin, dan kemampuan agar mampu bersaing di dunia kerja,” pesan Bupati.
Ia juga mengapresiasi tingginya partisipasi perempuan dalam pelatihan tersebut dan berharap keterlibatan perempuan dalam sektor industri terus meningkat di masa mendatang.
Kegiatan penamatan turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sofyan Thamrin, Kepala Dinas Pendidikan Andi Palanggi, Camat Latimojong, serta para kepala desa se-Kecamatan Latimojong.
Melalui program Green Training Awak Mas, pemerintah daerah bersama perusahaan berharap tercipta lebih banyak tenaga kerja lokal yang siap bersaing dan memperoleh peluang kerja di sektor pertambangan maupun industri lainnya.
Pewarta Rusding Investigasi Nasional
Sumber: Diskominfo kabupaten Luwu.







____________________________________________
