SULTENG—Tipikorinvestigasinews.id—-terhitung delapan bulan kantor desa towu kecamatan poso Pesisir kabupaten Poso, masih tersegel pintu masuk dan depan mengunakan kayu balok oleh sejumlah masyarakat, hal itu terjadi buntut dari kebijakan oknum kepala desa inisial IN, dugaan tidak di salurkannya, bantuan beras dari pemerintah, untuk masyarakat yang di kategorikan miskin ungkap, jumrin warga towu rabu (12/2/2025)
Dikatakan lagi olehnya, warga masyarakat menuntut mundur oknum kades dari jabatannya, di sebabkan tidak mampu mempersatukan warga masyarakat desa towu, terhadap pelayanan Publik, terkesan ada perbedaan pelayanan, dan orang-orang terdekatnya yang di utamakan, itulah yang menyebabkan terjadi gejolak di tengah masyarakat, sehingga menjadi pertimbangan warga untuk mendesak mundur oknum kades dari jabatanya dan masyarakat mendesak pihak istansi terkait segera mempertimbangkan aspirasi masyarakat desa towu, dan kami perwakilan masyarakat dalam waktu dekat, akan kembali mempertanyakan hasil laporan masyarakat, yang berkaitan dengan dugaan tidak pidana korupsi DD, di Kejaksaan Negeri poso yang perna di laporkan.
Sementara itu Tim Media tipikor investigasi. Id berusaha menghubungi melalui henpon selulernya mempertanyakan permasalahan tersebut, ke kepala desa towu tetapi tidak merespon yang terlihat di informasi WA terbaca, sehingga tidak diketahui alasannya.M.arsyad






____________________________________________